6 Strategi Dalam Pemasaran Produk

Strategi Dalam Pemasaran Produk, Dunia usaha, sales atau penjualan memang sangatlah penting, atau bisa dikatakan tombak agar perusahaan tetap berdiri. Karena tanpa adanya sales maka perusahaan bisa dikatakan gulung tikar karena kehabisan resource sumber daya.

Pemasaran suatu produk memang gampang-gampang susah, karena ada banyak variabel yang harus kita perhatikan. Misalnya, pemasaran produk lama dan produk baru itu berbeda [baca : cara pemasaran produk baru], serta pemasaran pada jaman dulu itu berbeda dengan pemasaran pada jaman sekarang.

Karena jaman dulu masih menggunakan cara konvensional, marketing sekarang sudah mengandalkan teknologi sehingga bisa mengefisiensi pengeluaran.

Karena itulah menerapkan strategi pemasaran yang cocok untuk perusahaan memang susah. Karena setiap perusahaan memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Belum tentu strategi A cocok untuk perusahaan B, padahal strategi A cocok dan sukses untuk perusahaan A. Lebih jelasnya berikut ini 6 strategi efektif untuk pemasaran produk :
1. Research Market / Kenali Pelanggan

Nomor satu dan utama adalah meriset pasar terlebih dahulu (research market), mengapa hal ini menjadi sangat penting? Sederhana, karena pasarlah yang akan menggunakan produk Anda, pasarlah yang akan memberikan income untuk perusahaan Anda. Jika Anda sudah salah market/pasar bisa dikatakan perusahaan Anda sudah gagal sejak awal.

Lalu bagaimana cara meriset pasar? Sebagai contoh seperti ini, misalnya Anda memiliki usaha fashion korea. Maka bidiklah pasar yang sesuai dengannya, misalkan anak-anak muda yang menyukai drama korea, dengan rentang usia 15-25 tahun, dengan jenis kelamin perempuan. Semakin kecil pasar Anda semakin besar kemungkinan berhasil.

Mengapa demikian? Sederhana, karena kita akan sangat-sangat fokus pada pasar yang kecil itu dahulu. Sehingga kita bisa memberikan pelayanan yang ekstra kepada konsumen, jika usaha sudah stable maka bisa ekspansi ke usaha yang lain.
2. Melakukan Promosi

Setelah memahami pasar/pelanggan Anda maka langkah selanjutnya adalah melakukan promosi. Usahakan promosi dengan cara yang efektif dan kreatif sehingga bisa menarik pelanggan yang sebanyak-banyaknya, dan jangan lupa lakukan promosi secara konsisten dan terus menerus.

Misalnya setiap Anda berpergian bisa sambil membawa brosur ataupun pamflet produk Anda, lalu bagikan kepada orang-orang yang Anda temui dijalan. Atau Anda juga bisa mempromosikan menggunakan akun sosial media.

Langkah selanjutnya adalah amati dan analisis model promosi yang digunakan oleh kompetitor. Untuk apa mengamati kompetitor? Kita bisa mengambil kelebihan dan kekurangan yang dimiliki kompetitor, sehingga kita bisa meniru yang baik-baik dan kita olah sedemikian rupa sehingga bisa diterapkan dengan maksimal di perusahaan.

Satu lagi model promosi jadul tetapi masih efektif sampai sekarang ini yaitu mouth to mouth atau mulut ke mulut. Produk Anda bisa dipromosikan dari mulut ke mulut jika memenuhi 2 kriteria, kalau tidak produknya bagus ya buruk. Karena itulah buatlah produk sebaik mungkin agar orang mau secara suka rela mereferensikan produk Anda kepada orang lain.
3. Memilih Tempat Usaha Strategis

Selanjutnya adalah memilih tempat yang pas untuk lokasi Usaha Anda. Pilihlah tempat yang ramai, atau sesuai dengan hasil riset pelanggan Anda. Jika produk yang Anda tawarkan berupa jilbab/baju muslim anak muda maka cocok dijual di universitas-universitas terutama berbasis agama Islam.

Selain strategis, pastikan lokasi Anda mudah untuk di jangkau pelanggan, jangan pilih tempat yang masuk-masuk gang dan sulit di jangkau. Usahakan ditempat yang mudah di jangkau, misalkan di pinggir jalan utama, atau yang lain.

Pemilihan lokasi tersebut merupakan salah satu strategi mereka untuk menjaring pelanggan. Karena itu, pilihlah lokasi usaha yang strategis dan tepat agar usaha anda dapat di jangkau oleh pelanggan.
4. Manfaatkan Online/Internet Marketing

Manfaatkan dengan sebaik mungkin teknologi yang sudah ada. Karena dengan pemanfaatan teknologi secara maksimal maka pengefisiensian perusahaan akan lebih baik. Biaya-biaya pengeluaran dapat ditekan seminim mungkin.

Ada banyak model online marketing, yang paling populer adalah Search Engine Optimization dan Social Media Optimization. Keduanya sama-sama bagus, tergantung pada model produk yang Anda jual. Kalau SEO lebih cocok jika produk Anda adalah produk yang dicari, sedangkan SMO lebih cocok jika produk Anda adalah produk kebutuhan sehari-hari.

Jika Anda bisa memanfaatkan SEO dan SMO secara efektif, maka biaya marketing Anda dapat ditekan dengan sangat maksimal. Anda tidak perlu mencetak brosur, banner, baliho, dll. Karena semua sudah ditopang dengan adanya internet.
5. Menjalin Hubungan Baik dengan Pelanggan

Pelanggan adalah aset yang paling berharga, perlakukan pelanggan degnan sebaik mungkin. Jalinlah hubungan baik dengan konsumen, dengan cara menanggapi feedback dan masukan dari mereka. Mintailah testimoni-testimoni tentang produk Anda, dan sesekali berilah reward misal berupa diskon karena telah menjadi pelanggan setia.

Hal ini sangat penting untuk menjalin kedekatan psikologis dengan pelanggan. Pelanggan akan merasa dihargai dan dibutuhkan, efeknya? Mereka dengan senang hati untuk mereferensikan produk Anda kepada orang-orang yang ditemuinya.
6. Evaluasi dan Peningkatan Produk

Lakukan evaluasi secara rutin dengan tim untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang selama ini terjadi. Evaluasi penting dilakukan agar peningkatan produk dapat terjadi. Karena tanpa adanya inovasi produk maka produk kita akan kadaluarsa dan kalah dengan pesaing. Itu tadi adalah sekedar tips untuk pemasaran produk semoga bermanfaat bagi Anda.

Menyediakan Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, Bisnis Waralaba, Promosi Bisnis UMKM. Potensi Bisnis Usaha kecil menengah (UKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. BisnisUKM.id media Bisnis Online di harapkan menjadi wahana sumber informasi terbaru pelaku bisnis UKM. Informasi Periklanan & Review Hub: info@bisnisukm.id

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply