Agar Startup Sukses Harus Memenuhi 6 Elemen Penting

Agar Startup Sukses Harus Memenuhi 6 Elemen Penting, Startup atau perusahaan rintisan memang tengah booming di era modern sekarang, perusahaan yang masih seumur jagung dengan modal yang nyaris tidak ada namun dapat berkembang dengan sangat cepat dan mendapatkan value atau nilai perusahaan yang sangat fantastis.

Kita tahu ada banyak sekali perusahaan-perusahaan rintisan yang ada, seperti yang saya jelaskan sebelumnya mereka dibentuk dengan nyaris tanpa modal. Modal mereka tidak lain adalah sebuah ide dan kemampuan untuk mengimplementasikan ide mereka. Sebagai contoh, google dibuat oleh 2 orang mahasiswa PHd yaitu Larry Page dan Sergey Bin.

Idenya sederhana agar setiap orang dapat mencari informasi dengan sangat mudah, kemudian dengan skill yang dimiliki mereka mengeksekusi ide mereka. Hasilnya? Google menjadi salah satu perusahaan terbesar didunia, bahkan mengalahkan perusahaan-perusahaan tua lain seperti Samsung, bahkan Airbus yang berusia jauh lebih tua.

Apa rahasia mereka? Memang ada banyak sekali aspek-aspek yang membuat mereka dapat berkembang dengan sangat cepat. Bagaimana mereka mampu melirik sebuah lini/celah yang belum ada pemainnya / sedikit pemainnya tetapi memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat global. Nah, untuk mengulasnya berikut ini adalah 6 elemen paling penting untuk membuat startup yang sukses dikutip dari buku startupedia :
1. Membuat Sebuah Tim

Yang pertama dan paling utama memang membentuk sebuah tim. Karena perusahaan yang akan kamu dirikan tidak mungkin dapat kamu handle semuanya sendirian. Mungkin kamu pintar dalam memiliki ide tetapi sangat lemah dalam pengiplementasian ide tersebut, karena itulah kamu butuh seorang co-founder untuk mengeksekusi ide tersebut.
Membangun Tim yang Kuat

Selain itu dari sudut pandang perusahaan venture capitalist (perusahaan yang memberikan pendanaan bagi startup potensial) tim adalah salah satu elemen penilaian paling penting. Karena saat awal-awal startup berdiri hanya tim saja satu-satunya asset yang dimilikinya.
2. Menciptakan Sebuah Produk

Setelah tim terbentuk, segera buatlah suatu produk yang berguna bagi banyak orang. Buatlah produk yang sekiranya orang lain membutuhkannya. Bagaimana cara menemukan ide bisnis / ide produknya?

Riset dan risetlah apa yang sekiranya dibutuhkan oleh masyarakat, dengan riset yang mumpuni alias mengumpulkan masalah-masalah yang ada di lingkungan kemudian kita konversikan masalah tersebut menjadi sebuah solusi yang berbentuk produk andalan perusahaan.
3. Melindungi Keuntungan Melalui Paten

Tidak heran jika perusahaan-perusahaan teknologi sekarang sedang gencar-gencarnya perang paten, disetiap berita kita sering menemukan headline perang paten antara Apple dengan Samsung, Google dengan Microsoft, dll.

Jika dirasa kamu memiliki produk yang unik dan bagus, maka lebih baik dipatenkan saja. Karena hal ini akan melindungi hak intelektual kamu. Karena jika tidak kemungkinan terburuk akan terjadi yaitu perusahaan akan runtuh. Tidak sedikit perusahaan-perusahaan ternama yang jatuh karena perlindungan paten yang lemah.
4. Memasarkan Produk

Setelah memiliki tim dan produk kuat, langkah selanjutnya untuk memasarkan produk. Percuma bukan jika produk bagus tetapi tidak ada yang memakai? (Baca : Cara mempromosikan produk baru). Setiap perusahaan memiliki tipe dan konsep promosi yang berbeda bergantung pada jenis produk dan market yang mereka tuju.
5. Mengembangkan Strategi Pembiayaan

Setelah dirasa pengguna banyak, otomatis startup sangat membutuhkan pendanaan yang tidak sedikit untuk mengembangkan layanan mereka. Pada tahap ini biasanya mereka mulai mencari pendanaan dari capital venture, ada banyak perusahaan-perusahaan capital venture sekarang yang siap untuk memberikan pendanaan terhadap startup-startup.

6. Membentuk Strategi Exit

Langkah terakhir setelah perusahaan stabil maka perlu direncanakan tahap strategi untk exit. Pada umumnya ada 2 tipe startegi exit untuk startup yaitu Initial public Offering (IPO) dan Merge dan Akuisisi (M&A).

Bisa dikatakan Exit adalah tahap terakhir untuk siklus kehidupan startup. Karena itulah startup kebanyakan mendesain strategi untuk Exit sejak awal perusahaan dibentuk.

Itu tadi adalah 6 tips untuk membentuk startup yang sukses. Tentu saja masih ada banyak elemen-elemen yang mempengaruhinya. Mulailah dari hal terkecil di sekitar kamu, jika ada masalah yang belum terselesaikan segera pecahkan dengan solusi. Karena seperti kata Ridwan Kami, Indonesia ini membutuhkan para pemuda pemberi solusi bukan yang pencaci maki.

Menyediakan Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, Bisnis Waralaba, Promosi Bisnis UMKM. Potensi Bisnis Usaha kecil menengah (UKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. BisnisUKM.id media Bisnis Online di harapkan menjadi wahana sumber informasi terbaru pelaku bisnis UKM. Informasi Periklanan & Review Hub: info@bisnisukm.id

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply