Bisnis UKM / Usaha Kecil Menengah Menguntungkan & Menjanjikan

Bisnis UKM / Usaha Kecil Menengah Menguntungkan & Menjanjikan

Bisnis UKM / Usaha Kecil Menengah Menguntungkan & Menjanjikan, Mengawali dan mendirikan sebuah bisnis merupakan salah satu cara untuk mendapatkan

Bisnis UKM Menguntungkan dan Bermodal Kecil
Bisnis UKM yang Menjanjikan Terbaru
SAP Express Dukung Pertumbuhan e-Commerce Indonesia

Bisnis UKM / Usaha Kecil Menengah Menguntungkan & Menjanjikan, Mengawali dan mendirikan sebuah bisnis merupakan salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Asalkan ada kemauan, membuka sebuah bisnis bukanlah hal yang mustahil. Peluang membuka sebuah bisnis selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang menginginkannya. Tujuan membuka sebuah bisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan yang dapat digunakan untuk pemenuhan berbagai kebutuhan dan berbagai tujuan lainnya. Memiliki kemampuan membaca peluang sangat dibutuhkan oleh mereka yang ingin membuka sebuah bisnis. Suatu bisnis dapat berhasil dan bertahan lama jika dilakukan dengan konsisten dan mampu menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Ya, membaca apa yang diinginkan pasar memang menjadi salah satu yang penting dalam melakukan sebuah bisnis. Menjual produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar membuat produk kita akan dicari oleh konsumen.

Salah satu bisnis yang kini sedang naik daun adalah bisnis UKM. UKM banyak didirikan terutama di desa-desa dan wilayah perkotaan dengan berbagai produk yang mereka tawarkan. Bisnis ini menjadi salah satu perhatian khusus pemerintah. Mendirikan bisnis dengan tipe ini kini sangat dimudahkan terutama dalam masalah pengembangan usaha dan permodalan. Berbagai pinjaman lunak disediakan oleh banyak bank untuk mendukung bisnis UKM ini. Bisnis ini dianggap salah satu penggerak perekonomian negara dan membantu mengurangi pengangguran. Oleh karenanya, bisnis tipe UKM ini menjadi salah satu bisnis yang berkembang cukup baik saat ini. Bagi Anda yang ingin memulai bisnis dan tidak memiliki cukup modal, bisnis usaha kecil menengah ini dapat menjadi salah satu pilihan Anda.

 

Mengenal bisnis UKM

Sebelum kita mempelajari lebih mendalam mengenai bisnis UKM ini, mari kita mengenal terlebih dahulu apa sebenarnya bisnis UKM itu. UKM merupakan sebuah singkatan yang kepanjangannya adalah usaha kecil dan menengah. Bisnis yang termasuk dalam tipe ini berarti berbentuk usaha kecil dan usaha menengah dengan modal yang tidak terlampau besar. Istilah tersebut biasa digunakan untuk bisnis dengan skala yang kecil dengan kekayaan bersih atau modal tidak lebih dari Rp 200.000.000,-. Jumlah tersebut tidak termasuk bangunan dan tanah tempat berdirinya usaha tersebut serta merupakan sebuah usaha yang didirikan sendiri. Pemerintah dalam keputusan presiden RI nomor 99 tahun 1998 juga menjelaskan mengenai pengertian dari usaha kecil tersebut yang secara garis besar diartikan sebagai kegiatan ekonomi rakyat dengan skala yang kecil serta bidang usaha kecil. Usaha kecil tersebut merupakan usaha yang harus dilindungi dan diperhatikan oleh pemerintah sesuai keputusan presiden tersebut agar tidak terjadi persaingan bisnis yang tidak sehat.

Usaha jenis UKM merupakan sebuah usaha yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian bangsa Indonesia. Hal tersebut karena sebagian besar daya tampung tenaga kerja di Indonesia ada di sektor UKM ini. Terhitung sekitar 97% tenaga kerja ditampung oleh bisnis berbasis UKM. Sebanyak 60% PDB juga disumbang oleh UKM yang berdiri di Indonesia. Oleh karena itu, perkembangan UKM dan pertumbuhannya harus diperhatikan dan didukung oleh pemerintah agar perkembangan ekonomi Indonesia terus bergerak ke arah yang positif. Sebagai tulang punggung perkembangan perekonomian bangsa, UKM menjadi salah satu bisnis yang sangat diperhatikan pemerintah. Membangun bisnis dengan skala ini akan menguntungkan dan mudah dalam mencari pendanaan dalam rangka mengembangkan usaha yang dimiliki.

 

Ciri-Ciri dan Kriteria Bisnis UKM

Setelah mengetahui apa itu UKM dan bagaimana UKM menjadi salah satu sektor penggerak perekonomian bangsa yang paling penting, kini, mari kita cari tahu apa saja ciri-ciri dan kriteria bisnis UKM sehingga kita tahu bisnis apa saja yang sekiranya termasuk di dalamnya. Untuk usaha kecil sendiri, kriterianya sudah diatur dalam UU nomor 9 tahun 1995. Adapun kriteria berdasarkan UU tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

Penjualan tahunan yang dimiliki tidak lebih dari Rp 1.000.000.000,-.
Kekayaan bersih yang dimiliki tidak lebih dari Rp 200.000.000,-.
Berdiri sendiri, yang berarti bukan anak dari suatu perusahaan besar atau cabang dari suatu perusahaan.
Usaha dimiliki oleh perorangan atau usaha yang dibuat belum memiliki badan hukum serta dapat pula berbentuk badan usaha yang memiliki badan hukum seperti koperasi, dan sebagainya.

Selain kriteria yang ditetapkan oleh undang-undang tersebut, kita juga bisa mengetahui usaha kecil dari ciri-cirinya. Ada beberapa ciri yang menandakan bahwa sebuah usaha termasuk ke dalam usaha kecil. Adapun beberapa ciri tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

Jenis barangJenis barang yang dijadikan sebagai produk usaha biasanya sudah tetap dan sudah tidak berubah-ubah lagi. Misalnya usaha tetap di bidang katering atau usaha di bidang industri kerajinan rumah tangga serta masih banyak lagi.

Lokasi

Selain jenis barang yang dibuat untuk usaha yang sudah tidak berubah, lokasi tempat berdirinya usaha juga sudah tidak berubah atau berpindah-pindah. Misalnya saja sudah memiliki workshop di suatu tempat atau memiliki sebuah rumah yang dijadikan tempat produksi.

Pembukuan atau administrasi

Masalah pembukuan atau administrasi dalam usaha kecil biasanya sudah cukup rapi. Ada kegiatan pencatatan keuangan walaupun masih menggunakan metode yang sederhana. Keuangan yang digunakan untuk usaha sudah tidak bercampur dengan keuangan yang digunakan untuk kebutuhan keluarga. Usaha kecil juga biasanya sudah mampu membuat neraca usaha.
Izin usaha
Izin usaha dalam usaha kecil biasanya juga sudah jelas. Segala hal yang menyangkut legalitas juga sudah terjamin termasuk di dalamnya NPWP dan berbagai hal yang menyangkut pendirian badan usaha serta legalitasnya.

Modal

Kebutuhan akan modal biasanya bisa didapatkan dari berbagai sumber termasuk di dalamnya adalah pinjaman lunak dari perbankan, serta berbagai program pemerintah lainnya.

Itu tadi hal-hal yang menjadi ciri dari usaha kecil. Dengan mengetahui hal tersebut, Anda bisa memasukkan kriteria usaha yang seperti apa yang termasuk usaha kecil dan mana yang bukan. Selain usaha kecil, ada juga ciri usaha menengah yang dapat Anda pelajari. Sebelum mencari tahu mengenai ciri usaha menengah, mari kita cari tahu terlebih dahulu apa itu usaha menengah. Menurut instruksi presiden nomor 10 tahun 1998, yang termasuk dalam usaha menengah adalah usaha yang memiliki modal antara Rp 200.000.000,- sampai dengan Rp 10.000.000.000,-. Adapun modal tersebut tidak termasuk bangunan serta tanah tempat berdirinya usaha tersebut. Usaha dengan taraf menengah ini dapat mengajukan kredit sampai dengan Rp 5.000.000.000,- ke sebuah bank. Adapun ciri usaha menengah tersebut adalah sebagai berikut.

 

Administrasi keuangan

Administrasi keuangan pada usaha menengah biasanya sudah sangat teratur layaknya perusahaan sesungguhnya. Keuangan perusahaan biasanya sudah diatur dengan sistem akuntansi yang baik dan dapat dengan mudah dilakukan auditing serta penilaian. Perusahaan juga memiliki data keuangan yang lengkap termasuk data yang erat kaitannya pada saat pemeriksaan perbankan.

Manajemen organisasi

Manajemen dalam organisasi perusahaan telah tertata rapi. Pembagian kerja yang dilakukan sudah jelas dan teratur serta sudah disusun dengan cara yang modern. Ada beberapa bagian kerja dalam organisasi usaha dengan sistem kerja yang jelas seperti bagian keuangan, bagian produksi, serta bagian pemasaran. Masing-masing bagian dipimpin oleh ketua bidang yang profesional atau ahli menangani masalah di bidang tersebut.
Manajemen pekerja
Manajemen pekerja juga sudah dapat ditangani dengan teratur. Hak-hak pekerja sudah lebih diperhatikan. Misalnya saja seluruh pekerja sudah diberi jaminan kesehatan serta jaminan hari tua melalui Jamsostek, BPJS, atau lembaga lain yang terkait. Adanya sistem pengelolaan buruh atau pekerja yang baik, dan sebagainya.

Legalitas

Salah satu ciri usaha menengah juga sudah memiliki segala aspek yang dibutuhkan untuk menjamin legalitas perusahaan yang suda berdiri. Termasuk di dalamnya adalah izin usaha, izin tetangga untuk mendirikan usaha di tempat tersebut, izin mendirikan bangunan usaha, pengelolaan lingkungan, serta adanya NPWP .

Pendanaan bank

Pendanaan biasanya menggunakan pendanaan perbankan sebagai modal untuk menjalankan usahanya.

Itu tadi beberapa ciri usaha yang dapat digolongkan sebagai usaha menengah. Usaha kecil dan menengah dapat dibedakan dari berbagai ciri tersebut. Secara umum, Anda juga bisa membedakan usaha kecil dan menengah berdasarkan jumlah tenaga kerjanya. Usaha kecil biasanya memiliki kisaran tenaga kerja dengan jumlah 5 sampai 19 orang sedangkan usaha menengah memiliki kisaran pekerja berjumlah 20 sampai dengan 99 orang. Walaupun tidak semua usaha kecil memiliki kisaran pekerja tersebut, namun Anda bisa menggolongkannya secara kasar dengan menghitung jumlah tenaga kerjanya. UKM yang akan kita dirikan dapat berupa usaha kecil ataupun usaha menengah tergantung dari kemampuan kita dalam membangun sebuah usaha.

Apa Saja yang Termasuk Dalam Bisnis UKM?

Ada banyak usaha yang dapat digolongkan sebagai bisnis UKM. Beberapa usaha yang dijalankan oleh banyak orang saat ini dapat juga termasuk dalam bisnis UKM. Bisnis ini mencakup bisnis yang dilakukan secara konvensional maupun secara online atau gabungan dari keduanya. Oleh karenanya, ada banyak sekali jenis usaha yang dapat termasuk dalam bisnis jenis UKM ini. Yang termasuk dalam bisnis jenis UKM ini adalah bisnis yang memiliki skala rumahan. Beberapa jenis usaha kreatif seperti pembuatan kerajinan rotan, alat rumah tangga, industri minuman dan makanan skala rumahan, usaha meubel, usaha pakaian, kerajinan khas, dan sejenisnya dapat dimasukan ke dalam jenis bisnis UKM kreatif. Selain itu, usaha peternakan, perdangangan grosir atau agen di sebuah pasar tradisional, pedagang pengumpul yang memiliki karyawan dan sejenisnya juga merupakan contoh UKM yang dapat Anda buat.

 

Keuntungan Mendirikan Bisnis UKM

Bagi Anda yang belum tahu banyak mengenai bisnis UKM, Anda perlu tahu bahwa dengan mendirikan bisnis jenis ini, Anda akan mendapatkan banyak keuntungan. Ukuran usahanya yang kecil akan membuat Anda lebih fleksibel. Anda juga dapat membantu negara dalam upaya menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Adapun keuntungan mendirikan sebuah UKM adalah sebagai berikut.

 

Bidang usaha

Bidang usaha UKM akan dapat dengan mudah difokuskan dalam satu bidang saja. Usaha kecil dan menengah tidak harus mengikuti apa yang sedang tren atau yang sedang sangat diminati pasar layaknya usaha besar yang harus selalu mengikuti perkembangan zaman agar tetap dapat mendapatkan perhatian dari konsumen. Sebuah UKM yang mengerjakan kerajinan tangan yang fokus mengerjakan kerajinan tas dapat fokus mengerjakan produk tersebut saja dengan model yang khas untuk mencapai laba yang diinginkan. Produk hasil UKM biasanya dapat dengan mudah diminati pelanggan setia dan pembeli khusus yang memang tertarik dengan produk tersebut. Dengan memproduksi satu bidang saja, UKM sudah dapat memenuhi laba yang diinginkan.

Mudah berinovasi

UKM memiliki kerja yang fleksibel dengan tidak adanya prosedur yang kaku sehingga kita dapat dengan mudah untuk melakukan inovasi pada berbagai bidang. Bidang inovasi yang dapat kita lakukan di antaranya adalah bidang produksi, pemasaran, dan berbagai bidang lainnya dalam suatu organisasi usaha. Karyawan atau pekerja yang bekerja pada perusahaan UKM juga dapat dengan mudah menyumbangkan ide yang mereka miliki guna memajukan bisnis UKM yang dijalankan. Ide yang disumbangkan dan disetujui juga dapat dengan mudah diaplikasikan pada usaha yang dimiliki tanpa harus melewati berbagai prosedur yang kaku.

Pelaksanaan operasional yang fleksibel

Dalam pelaksanaan organisasi usaha, kita dapat lebih fleksibel. Hal ini karena semakin kecil suatu usaha makan tim yang mengerjakan bidang-bidang operasional juga semakin kecil dan intens. Oleh karenanya, kita dapat dengan mudah melakukan berbagai perubahan untuk memajukan usaha yang dimiliki tanpa harus mengadakan prosedur yang panjang. Masing-masing anggota tim dapat memiliki wewenang yang sama dalam menentukan dan mengambil keputusan. Hal ini berdampak positif bagi sebuah usaha karena tiap karyawan dapat lebih leluasa dalam menyampaikan pendapat dengan ruang berpikir kreatif yang dapat ditampung dan dipilih untuk memajukan usaha. Bisnis UKM juga dapat lebih peka terhadap perubahan tren yang ada dalam masyarakat sehingga dapat dengan mudah mengikuti perkembangan zaman dan lebih kompetitif.

Rendahnya biaya operasional

Biaya operasional yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis UKM lebih rendah dibandingkan dengan usaha besar. Pemerintah juga memberikan banyak bantuan dan subsidi terhadap usaha jenis ini sehingga mampu bertahan dan berkembang. Berbagai program pemerintah selalu memudahkan UKM untuk bergerak dengan lebih leluasa. Berbagai pinjaman lunak tanpa agunan juga dapat diajukan bagi mereka yang memiliki UKM. Hal ini tentunya akan sangat memudahkan kita yang memiliki bisnis UKM.

 

Tips Mendirikan Bisnis UKM

Bisnis UKM menjadi salah satu pilihan bisnis yang cukup baik untuk memulai bisnis Anda. Memulai bisnis dari usaha kecil dan menengah dapat memberikan Anda keleluasaan dalam bergerak dan berinovasi. Anda dapat lebih mudah trial and error tanpa takut merugi. Hal ini terutama karena dengan menggunakan metode bisnis jenis ini, kita tidak membutuhkan banyak biaya operasional. Sistem kerjanya pun lebih fleksibel dan sangat mudah dilakukan perubahan untuk memajukan usaha agar lebih baik. Jika Anda berniat untuk mendirikan UKM, ada beberapa tips yang dapat Anda ikuti agar Anda sukses mendirikan UKM serta UKM Anda dapat dengan mudah bertahan dan berkembang. Adapun tips tersebut adalah sebagai berikut.

 

Mental

Untuk membuat UKM yang Anda buat dapat bertahan dengan baik, menyiapkan mental menjadi salah satu cara yang harus Anda lakukan. Menyiapkan mental yang dimaksud adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai masalah yang akan menghadang selama menjalankan bisnis jenis ini. Tidak ada bisnis yang tidak menghadapi masalah. Oleh karenanya, mental yang kuat diperlukan agar tidak mudah berputus asa dan mencari solusi yang terbaik bagi berbagai masalah yang dihadapi kelak.

Modal

Untuk menjalankan sebuah usaha, memiliki modal tentunya sangat diperlukan. Modal dapat Anda sesuaikan dengan bidang usaha yang akan Anda geluti. Bagi Anda yang belum memiliki banyak modal, Anda bisa mulai mengerjakan semua usaha Anda sendiri. Setelah usaha Anda berkembang, Anda dapat memulai memperkerjakan karyawan untuk membantu Anda mengurus usaha Anda.

Fokus

Fokus pada apa yang Anda kerjakan juga menjadi salah satu hal yang perlu Anda perhatikan. Jika Anda memulai usaha, fokus adalah hal yang sangat diperlukan. Jangan membuat cabang usaha baru sebelum satu usaha yang Anda dirikan mapan. Hal ini karena tidak semua orang dapat meng-handle dua pekerjaan sekaligus. Jika pikiran kita bercabang dan tidak fokus, bisa jadi dua usaha yang Anda kerjakan justru akan gagal.

Bidang usaha

Menentukan bidang usaha yang tepat dan yang Anda kuasai juga hal yang penting yang harus Anda lakukan. Memilih bidang usaha yang dikuasai akan menguntungkan Anda. Hal ini karena Anda dapat dengan mudah menguasai apa saja yang harus Anda lakukan untuk melakukan bidang usaha tersebut dan bagaimana kondisi pasar saat ini. Anda juga bisa dengan mudah melakukan inovasi dan berbagai modifikasi untuk mengikuti perkembangan zaman.

Promosi

Promosi menjadi salah satu hal yang sangat perlu dilakukan agar usaha Anda diketahui oleh masyarakat. Anda dapat melakukan soft promotion sehingga lebih menghemat biaya. Anda dapat memanfaatkan kekuatan sosial media sebagai salah satu media promosi yang efektif. Selain itu, Anda juga dapat melakukan berbagai promosi lainnya yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Lokasi

Menentukan lokasi usaha yang tepat menjadi salah satu hal yang harus Anda lakukan. Hal ini terutama sangat dibutuhkan jika Anda menjual produk Anda secara konvensional. Tempat yang strategis diperlukan untuk membuat produk Anda lebih mudah dikenal. Tempat yang strategis juga berhubungan dengan kemudahan konsumen dalam menjangkau tempat usaha Anda.

Nah, itu tadi berbagai tips yang dapat Anda ikuti agar dapat membangun bisnis UKM dengan lebih baik. Memiliki bisnis yang dapat bertahan dan bisa berkembang menjadi lebih besar tentunya harus diiringi dengan kerja keras dan passion yang tinggi dalam menjalankan usaha yang dibuat.

 

Bisnis UKM Online

Bagi Anda yang ingin membuat bisnis UKM dengan mudah. Anda dapat memanfaatkan internet sebagai sarana penjualan produk Anda. Bisnis dengan cara online kini menjadi salah satu bisnis yang jauh lebih menjanjikan dibandingkan bisnis konvensional. Hal ini terutama karena perkembangan pengguna internet yang semakin banyak dan bergerak ke arah yang positif setiap tahunnya. Semakin banyak pengguna internet, maka akan semakin banyak pula sasaran pasar yang membutuhkan produk Anda. Dengan penjualan online, Anda dapat dengan mudah menjangkau banyak konsumen di tempat yang jauh sekalipun.

Kekurangan dari bisnis UKM berbasis online adalah terbatasnya cara pembayaran. Bagi konsumen yang tidak memiliki kartu kredit dan memiliki akses perbankan yang sulit, mereka akan kesulitan dalam membeli produk secara online. Hal ini tentunya menjadi salah satu penghambat dalam menjalankan bisnis berbasis online.

 

Bisnis UKM Mudah dengan Bisnis UKM

Bisnis UKM adalah salah satu portal bagi Anda yang ingin melakukan usaha secara online dengan mudah dengan sistem penjualan kembali. Usaha jenis ini akan sangat mudah bagi Anda yang ingin memiliki usaha namun, tidak memiliki cukup waktu atau tidak memiliki keahlian untuk membuat produk Anda sendiri. Dengan bergabung bersama Bisnis UKM, Anda dapat memulai bisnis jual beli dengan aneka produk yang dapat Anda pilih sesuai dengan bidang keahlian Anda. Ada produk yang bersifat fisik dan non fisik yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan. Berbagai produk fisik di antaranya adalah berbagai produk kecantikan, produk fashion, tas, sepatu, berbagai produk furnitur, makanan, minuman, berbagai produk hobi, otomotif, dan sebagainya. Untuk produk non fisik yang disediakan juga cukup lengkap mulai dari pulsa, pembayaran rekening bulanan, asuransi, pembelian tiket bioskop dan konser, pembelian tiket pesawat dan kereta api, sampai dengan pembayaran leasing. Ada lebih dari 2 juta produk yang dapat Anda jual bersama Bisnis UKM. Anda bisa pilih dan kombinasikan sesuka Anda.

Untuk dapat membuka bisnis bersama Bisnis UKM, yang perlu Anda lakukan adalah bergabung menjadi agen Bisnis UKM. Untuk dapat bergabung menjadi agen Bisnis UKM, Anda hanya harus melakukan pendaftaran dan beberapa langkah mudah lainnya. Adapun beberapa langkah mudah tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

 

RENCANA PEMBUATAN APLIKASI UNTUK BISNIS UKM

Mengunduh aplikasi Bisnis UKM

Anda dapat dengan mudah mengunduh aplikasi Bisnis UKM secara gratis di playstore dan appstore yang ada di smartphone Anda. Setelah Anda mengunduh dan memasang aplikasi tersebut pada smartphone Anda, Anda sudah bisa mulai mendaftar.

Mendaftar

Untuk mendaftar menjadi agen Bisnis UKM, Anda hanya perlu membuka aplikasi Bisnis UKM yang sudah terpasang pada smartphone Anda. Setelah itu, Anda dapat melakukan pendaftaran sesuai dengan instruksi yang ada pada aplikasi tersebut. Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, Anda akan mendapatkan sms konfirmasi dan Anda sudah dapat memulai berbisnis bersama Bisnis UKM.

Mengisi Saldo

Setelah Anda mendapat sms konfirmasi, Anda dapat dengan mudah memulai bisnis online bersama Bisnis UKM. Anda bisa mengisi saldo Bisnis UKM Anda sesuai dengan jumlah modal yang Anda miliki. Saldo tersebut kemudian digunakan untuk melakukan transaksi dalam menjalankan bisnis bersama Bisnis UKM.

Mulai berjualan

Setelah mengisi saldo, Anda dapat dengan mudah berjualan online bersama Bisnis UKM. Hal ini karena Bisnis UKM menyediakan berbagai layanan yang memudahkan Anda dalam berjualan online seperti katalog online yang sudah terstruktur, dan berbagai kemudahan lainnya.

Berbagai keuntungan juga akan Anda dapatkan sebagai agen Bisnis UKM. Walaupun bisnis bersama Bisnis UKM merupakan bisnis berbasis online, pembayarannya tidak sebatas pembayaran secara online saja. Konsumen dapat melakukan pembayaran secara offline kepada agen Bisnis UKM. Pembayaran secara offline maksudnya adalah pembayaran secara tunai. Jadi, bagi Anda yang berbisnis bersama Bisnis UKM, Anda akan dipermudah karena dapat menjangkau masyarakat yang tidak dapat membayar secara online sekalipun sehingga Anda dapat menjangkau target pasar yang lebih luas. Selain itu, komisi yang diberikan juga cukup menguntungkan. Semakin banyak Anda melakukan transaksi, Anda akan mendapatkan semakin banyak komisi. Sistem yang adil ini tentunya tidak akan membuat Anda kecewa. Berbagai program yang menguntungkan agen juga sering diadakan Bisnis UKM.

Hal ini tentunya membuat Anda semakin semangat dalam menjalankan bisnis bersama Bisnis UKM bukan?

Nah, dengan berbagai keuntungan yang didapatkan, mari segera membuat usaha Anda sendiri bersama dengan Bisnis UKM. Dengan Bisnis UKM, Anda dapat membuka usaha dengan lebih mudah dan murah. Tidak ada lagi alasan kesulitan membuka usaha, karena Bisnis UKM menyediakan segalanya untuk Anda. Selamat mencoba!

 

COMMENTS