Cara Mempertahankan Bisnis Selama Krisis Covid 19

peluang-usaha-bisnis-ukm-2020.jpg

peluang usaha bisnis ukm 2020

Berikut kami ulas bagaimana “Cara Mempertahankan Bisnis Selama Krisis Covid 19″ Mempertahankan Bisnis Selama Krisis adalh refleksi penulis selama berkiprah dalam perubahan di Indonesia. Berbagai informasi bersliweran di jagat internet terkait bagaimana tetap survive ketika kirisis melanda semua barisan usaha. Dan kondisi bertahan hanya ada pada sektor-sektor tertentu dan relevan. Bagiamana mungkin dengan kondisi yang cukup mendesak dan sumberdaya terbatas ini, kita bisa mempertahankan bisnis kita. Dan berharap tumbuh dalam kesulitan-kesulitan yang diakibatkan oleh covid 19. Untuk bisnis wilayah jakarta, sesuatu yang sedang menantang sekarang adalah penutupan skala besar pada priode yang kedua berlangsung dengan pengetatan disana sini. Dan tentu, semakin mendesak para pelaku usaha dalam upaya menemukan cara bertahan. Tidak ada yang lain, selain menggunakan teknologi sebagai cara untuk memastikan bahwa bisa digunakan untuk menumbuhkan bisnis. Jika gudang dan bisnis dirumah baru mampu menumbuhkan rencana bisnis serta belum mampu mengeksekusi secara benar. Nah inilah awal tantangan bagi pelaku usaha. Dimanapun dan bagaimanapun, teknologi sudah bisa membantu pelaku usaha untuk maju dan betumbuh. Tantangan bertransaksi mungkin agak tertunda, seperti kebutuhan-kebutuhan terkait hal dasar.

Merubah Cara Pikir

Hal pertama sebelum semua adalah merubah cara pikir. Kenapa ini penting, karena ini adalah hal yang akan menentukan diawal-awal pergeseran dalam pengeloalla bisnis berbasis online. Ke kagokan ini bukan saja terjadi pada para penyedia layanan, akan tetapi juga terjadi pada pelaku usaha. DImana dengan media online cara berpikir dan keyakinan penjual dan pembeli akan diuji. Dimana kepastian akan jaminan keamanan transaksi dan data adalah faktor penentu dalam setiap interaksi. Nah inilah yang menjadi area yang sulit sekali, atau sejak sepuluh tahun terkahir digeser. Namun dengan kehadiran covid 19, keadaan dan keraguan tersebut ditantang dan dipaksa untuk percaya. Selain karen keadaan juga karena kebijakan pemerintah yang mendorong faktor-faktor seperti belanja online, belanja forzen dan belanja pada toko yang belum punya reputasi dimungkinkan. Dan dalam kenyataan ini, kita sedang menghadapi kenormalan baru. Dan artikel Mempertahankan Bisnis Selama Krisis lebih pada upaya beradaptasi dan menyesuaikan dengan kondisi baru, cara-cara baru, dan tentu orang-orang baru.

Adapatasi adalah kunci mempertahankan bisnis diperkuat dengan merubah cara pikir dan pandang. Ini tentu sangat dipahami oleh pelaku usaha. Karena tanpa ini, percayalah usaha untuk tetap eksis akan sia-sia. Dan bisa dipatikan juga, sumberdaya yang dikeluarkan tentu akan menjadi tidak berguna. Pastikan anda mendapat nasehat dari sumber yang benar, dan tepat.

 

Selalu Ada Peluang Bisnis Tumbuh Kembali di Tengah Covid-19

Bisnis di tengah pandemi covid-19 atau korona memang jauh dari kata normal. Banyak sektor mulai merasakan dampaknya, seperti pariwisata dan UKM. Pemasukan kian minim.

Walau begitu, bukan berarti perusahaan tidak bisa survive atau mempertahankan bisnisnya. Karena selain bertahan, lebih penting lagi adalah bagaimana memanfaatkan peluang selepas pandemi.

Pakar marketing sekaligus Founder and Chairman MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya meyakini walau situasi sulit, masih ada peluang untuk bertahan, bahkan bertumbuh lebih baik selepas covid-19.

“Ada ancaman berbahaya, ada peluang. Mungkin seorang profesional hanya melihat ancaman. Tapi entrepreneur melihatnya peluang. Dalam mempertahankan bisnisnya, entrepreneur harus tahu pengeluaran mana yang bisa dihemat, pemasukan mana yang bisa dipertahankan. Mungkin menghadirkan segmen baru, sampai menawarkan harga lebih murah,” ujar Hermawan dalam unggahan video Youtube di kanal Marketeers, Senin, 30 Maret 2020.

Dalam video tersebut, Hermawan menghadirkan empat konten serial marketing yang dinamakan Marketing in Crisis Time. Selain mengajak pelaku bisnis bertahan dan manfaatkan peluang setelah covid-19, serial tersebut juga membahas leadership serta bagaimana masyarakat Indonesia bisa berkaca pada krisis 1998.

Hermawan mencontohkan produk seluler kartu prepaid. Sebelum krisis yang melanda Asia tersebut, layanan postpaid lebih disukai. Namun ketika muncul layanan prepaid, produk ini justru masif digunakan konsumen hingga kini. Padahal ketika itu tarif per menit prepaid lebih mahal dibanding postpaid.

Walau mungkin langkah-langkah mempertahankan bisnis akan cukup menyita investasi, terutama di tengan krisis, Hermawan yakin perusahaan atau brand yang tetap inovatif serta mempertahankan kualitas layanannya akan semakin bertumbuh pasca covid-19. Pasalnya mereka akan tetap diingat karena manuver dan strategi loyalnya kepada konsumen.

“MarkPlus didirikan pada 1990 sebagai konsultan marketing. 1998 terkena dampak krisis. Namun setelah itu peluang sangat terbuka lebar, mulai dari sektor swasta, pemerintahan, sampai politisi kini butuh marketing. Jadi, ada peluang yang dimanfaatkan selepas krisis,” ungkap Hermawan.

Keyakinan bisnis dan perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk bangkit kembali pasca covid-19 juga berkaca pada sejarah. Setelah krisis 1998, banyak konglomerasi-konglomerasi baru lahir di Indonesia. Kondisi-kondisi di atas seharusnya kian membangkitkan optimisme pasar di Indonesia setelah krisis usai.

Maka dari itu, lewat serial Marketing in Crisis Time ini Hermawan berharap dapat menumbuhkan optimisme untuk bertahan dan tumbuh selepas covid-19. Selain serial video marketing, MarkPlus akan menghadirkan seminar-seminar berbasis online yang relevan dengan kondisi saat ini. Salah satunya untuk pelaku pariwisata, sebagai salah satu sektor yang terkena dampak cukup buruk karena covid-19.

Digital Marketing Solo Desain

Tahun-tahun berjalan Solo Desain tumbuh menjadi layanan yang semakin profesional. Secara konsisten mendukung layanan Bisnis to bisnis dan Bisnis to Customer. Memiliki visi masa depan untuk pertumbuhan yang terukur bagi usaha dan jasa bagi pengguna. Sebuah initiatif yang awalnya hanya memberikan layanan sebatas jasa operator sosial media untuk UKM. Tumbuh dan berkembang menjadi unit bisnis yang memberikan bantuan konsultasi Internet marketing dan prilaku konsumen.

Begitu banyak penjelasan yang tidak akurat beredar pada mesin pencari, yang membatasi pekerjaan internet marketing seakan hanya pembuatan website & SEO, semata-mata karena kebutuhan mendapatkan klien, tanpa memperhatikan hubungannya dengan pemasaran, atau tanpa KPI (Key Peformance Indicator) yang terukur. Pelanggan Solo Desain datang dengan kebingungan mereka dan ketidakpuasannnya. Pelanggan yang berekspektasi dengan tampilan website yang bagus tapi ternyata tidak berdampak pada konversi penjualan, atau berada pada halaman pertama dan baris satu, tapi tidak berdampak pada tumbuhnya Bisnis. Lalu tim Solo Desain dengan sabar memberikan penjelasan dan layanan terbaik kami, tentang praktik Internet Marketing. Kesan kami pertama kali masuk ke arena ini adalah terlibat pada proses pembelajaran yang tidak ada habisnya dengan inovasi strategi, dan keuletan. Dimana semua itu kami rumuskan dalam satu filosofi bisnis yang berbunyi:

“Menangkan Hati Pelanggan! Hadir Pada Sa’at Mereka Bertanya”

Tahun 2018 ini merupakan tonggak sejarah bagi tim kami, Solo Desain pada awalnya hanya sebuah unit bisnis, sekarang menjadi Perusahaan Terbatas. Sehingga kami bisa katakan bahwa berkat dukungan kolega teman dan tentu saja konsumen dari seluruh Indonesia, kami menjadi seperti sa’at ini. Ucapan terimakasih tulus dari kami. Karena kepercayaan dan kesempatan yang diberikan untuk menjadikan produk dan layanan anda di terima oleh target konsumen Anda. Komitment Kami siap tumbuh bersama untuk membesarkan sesama.

Solo Desain tidak sebatas penjual kanal pemasaran, tapi kami membantu para enterpreneur dan industri mengumpulkan calon prospek, meningkatkan kesadaran merek, mempengaruhi keputusan konsumen, meningkatkan penjualan. Dan pada akhirnya meningkatkan loyalitas konsumen. Solo Desain memiliki pengetahuan dan sumber-sumber informasi terpercaya dari lembaga penelitian dalam pemetaan prilaku konsumen, khususnya Indonesia.

Solo Desain memiliki tenaga konsultan berlatar belakang yang beragam mulai dari Psikolog, Antropolog dan Sosiolog yang punya kekhususan pada pemasaran berbasis Internet. Bagi Enterprenur & Kalangan Industri yang membutuhkan agensi Iklan yang memiliki wawasan konsumen yang kuat. Dan memahami penggunaan perangkat pemasaran berbasis mesin pencari dan sosial media. Anda beruntung menemukan kami. Karena jasa Solo Desain ringan dan mudah. Dan bagi pencari Ilmu, kami selalu menyediakan tempat dalam ruang kantor yang terbatas untuk hadir dalam meetup & Networking di sales point Pasar minggu, anda bisa temukan kami pada link Fan page ini untuk sekedar mendapatkan Update Informasi terkini tentang Prilaku Konsumen.

Dalam menyikapi peluang usaha di tahun 2020, selayaknya di bantu dengan sistem marketing offline maupun online untuk menjalankan usahanya. jika Anda membutuhkan Jasa pembuatan website dan Kursus Pembuatan Website, SEO, desain web, optimasi website, sosial media marketing dll terbaik di kota solo silahkan kunjungi www.solodesain.co.id


Berita Bisnis UKM | Berita UKM | Bisnis Online | Event Bisnis UKM | Info Bisnis UKM | Liputan Bisnis | Pelatihan UKM | Pembiayaan UKM | Permodalan UKM | Strategi Bisnis UKM | Tips Bisnis UKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top