Garap Pasar UKM Lewat Platform Online

bisnis-ukm-solo-modalku.jpg

Garap Pasar UKM Lewat Platform Online – Jumlah usaha kecil dan menengah (UKM) yang berada di angka 50 juta menjadi daya tarik tersendiri bagi Modalku untuk melakukan penetrasi aktif di pasar.

Setiap tahun kredit kepada UKM di Indonesia mengalami pertumbuhan dan secara umum pertumbuhannya lebih tinggi dibanding produk kredit perbankan lainnya. Potensi inilah yang mendorong perusahaan berbasis teknologi PT Mitrausaha Indonesia Group meluncurkan produk keuangan online, Modalku.

CEO Modalku Reynold Wijaya, mengatakan kondisi finansial di Indonesia mendorong terciptanya kebutuhan akan terobosan inovasi dalam mengakses modal dan menginvestasikan dana bagi masyarakat. Modalku menyediakan platform untuk mendukung pertumbuhan pengusaha dan bisnis kecil, serta mendirikan alternatif investasi yang menarik dan terpercaya untuk pemberi pinjaman.

Sejatinya banyak UKM cukup profitable namun tidak memiliki akses pinjaman ke bank lantaran tidak memiliki agunan atau sejarah kredit yang cukup. Alhasil, banyak sekali dari mereka yang tidak bisa tumbuh padahal potensinya cukup besar. “Kami percaya bahwa mendukung UKM Indonesia berarti memperkuat ekonomi Indonesia,” ucap dia.

Melalui pasar digital Modalku, UKM dapat menerima pendanaan secara langsung dari ratusan pemberi pinjaman di Indonesia—baik individu maupun lembaga keuangan. Dana pinjaman yang diberikan ke pelaku UKM cukup menarik, antara Rp50 juta sampai Rp500 juta dengan tenor 3, 6, dan 12 bulan, serta tingkat suku bunga antara 15%─20%.

bisnis-ukm-solo-ceo-modalkuBerbeda dari jasa keuangan lain yang relatif memakan waktu lama, Modalku menyediakan akses pencairan dana yang cepat, hanya dalam waktu 10 hari kerja. “Kami memberikan alternatif baru yang aman dan terjangkau, dengan suku bunga menarik. Jadi sangat membantu UKM yang selama ini mengalami kesulitan dari sisi pembiayaan,” kata Reynold.

Tak hanya memberi pinjaman, platform peer-to-peer lending atau pinjam-meminjam langsung ini dapat menjadi alternatif investasi yang menguntungkan. Pasalnya, pemberi pinjaman yang menyimpan modalnya di Modalku dengan pendanaan minimal Rp1 juta akan mendapatkan keuntungan (return) sebesar 12%─18%.

“Sebagai imbalan, pemberi pinjaman di Modalku dapat menerima tingkat pengembalian di atas deposito bank, obligasi, ataupun produk investasi yang berkaitan dengan asuransi jiwa,” beber peraih gelar master di bidang teknik industri dari University of Michigan ini.

Aman dan Transparan

Inovasi dapat berkembang pesat apabila dilandasi dengan kepercayaan. Sebagai platform bagi komunitas, Modalku menerapkan nilai kepercayaan sebagai budaya agar dapat memberikan perlindungan konsumen dan masyarakat luas, menerapkan transparansi penuh atas risk dan return, dan menyediakan pendanaan dan layanan yang tepat waktu untuk peminjam dan pemberi pinjaman.

Dalam menjamin keamanan dan transparansi dana yang ditampung dari pemberi pinjaman, Modalku menggandeng Bank Sinarmas. Kemitraan ini menjadikan Modalku sebagai platform peer-to-peer lending pertama dan satu-satunya di Indonesia yang pendanaannya dijaga bank kustodian.

Reynold menyatakan, kemitraan dengan bank kustodian merupakan bagian dari inovasi dan layanan konsumen. Apalagi ekosistem peer-to-peer lending sedang tumbuh pesat di Indonesia, dan kerja sama kustodian ini akan membawa peer-to-peer lending di Indonesia ke tingkat selanjutnya, yaitu ke arah yang lebih ideal.

“Implementasi kustodian bukanlah hal yang mudah, namun akan memaksimalkan kegiatan peer-to-peer lending di Modalku karena dana pemberi pinjaman terjamin aman. Standar tinggi kami akan menciptakan dunia fintech yang lebih sehat di Indonesia,” ujarnya.

Bersama Bank Sinarmas, Modalku akan membantu dan memberdayakan UMKM di seluruh Indonesia dengan cara yang paling cepat dan efisien, sekaligus menyediakan produk alternatif investasi yang menarik dan dapat diandalkan bagi pemberi pinjaman. Tak kalah penting, user experience bagi peminjam dan pemberi pinjaman akan terus ditingkatkan agar memberi kemudahan dan kepuasan nasabah.

Sejak didirikan Januari 2016, Modalku telah memfasilitasi pinjaman jangka pendek lebih dari Rp14 miliar kepada lebih dari 54 UKM. Sampai saat ini, Modalku mempertahankan rekor pembayaran 100% sempurna dan tingkat kredit macet 0%. Bagi pelaku bisnis online, Modalku dapat menyetujui pinjaman dalam waktu 24 jam dan telah menjalin kerja sama dengan perusahaan daring terkemuka, seperti Tokopedia. 

 

Berita Bisnis UKM | Berita UKM | Bisnis Online | Event Bisnis UKM | Info Bisnis UKM | Liputan Bisnis | Pelatihan UKM | Pembiayaan UKM | Permodalan UKM | Strategi Bisnis UKM | Tips Bisnis UKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top