Lakukan 3 Hal Jika Mau Melahirkan Merek Juara

Para pengelola merek mesti jeli di era inovasi disruptif. Saatnya, melahirkan merek baru yang lebih tangguh saat dihajar deretan merek baru. Merek lama yang sempat menjadi merek terbaik akan hancur jika masih menganut pola lama. “Mau tidak mau harus ada penyesuaian. Time to Brand Reborn. Jika pemilik brand tidak do something, dia bisa kalah oleh perusahaan baru. Saat ini, internet dan teknologi berkembang pesat,” kata Asto Sunu Subroto, CEO MARS Indonesia.

Menurut dia, ada 3 hal penting yang harus diperhatikan. Pertama, model bisnisnya harus berubah. Contohnya di kategori transportasi yang terkena dampak dari kemajuan teknologi digital. Kedua, cara berkomunikasi dengan pasar juga harus berubah. “Expenditure untuk komunikasi harus berubah. Cara mereka berkomunikasi harus berbeda,” katanya.
Dr. Ir. Asto Sunu Subroto, MM President Director of MARS Indonesia, berpose berbagai gaya di kantor, Sajuta Edisi20 2015

Dr. Ir. Asto Sunu Subroto, MM President Director of MARS Indonesia, berpose berbagai gaya di kantor, Sajuta Edisi20 2015

Ketiga, waktu inovasi lebih pendek. Jika sebelumnya setiap inovasi memakan waktu 2-3 tahun, sekarang waktunya jauh lebih pendek seiring pesatnya perkembangan teknologi. Produk-produk baru juga cepat masuk ke pasar. “Perusahaan perlu update apa yang terjadi di pasar,” ujar dia.

Untuk menjadi merek terbaik, lanjut dia, perseroan mesti melakukan kerja yang luar biasa di sisi investasi, produk, dan juga kreativitas dalam segala hal. Tak hanya produk yang harus berkualitas, strategi yang diusung seperti merek, komunikasi dengan konsumen, penguasaan pasar, menarik pasar kompetitor.

“Keempat strategi tadi adalah senjata ampuh untuk merespon era disruptif. Sehingga, merek tetap menjadi yang terbaik di kategorinya,” kata dia.

Seiring perkembangan internet dan teknologi, lanjut dia, perusahaan mau tidak mau harus masuk ke dunia online. Pola pikir generasi sebelumnya yang merasa belum perlu memperluas pasar lewat online harus diubah. Ini adalah bagian dari perubahan model bisnis lama.

Dalam hasil survei Indonesia Best Brand Award (IBBA) 2016 yang dilakukan lembaga riset Mars dan Majalah SWA, merek-merek yang masuk dalam lima terbaik di setiap kategori tidak terkena dampak inovasi disruptif. Apa rahasianya?

“Karena mereka sudah mampu mengatasinya dan di industrinya mereka sudah cukup kuat. Artinya, lima merek terbaik dari setiap kategori itu semakin kuat pijakannya karena mereka sudah mulai jauh lebih cerdas untuk mengalahkan kompetitor,” kata Asto. (Reportase: Syukron Ali)

Sumber: http://swa.co.id/


Berita UKM | Bisnis Online | Even Bisnis UKM | Info Bisnis UKM | Inspirasi Bisnis UKM | Koperasi | Kredit UKM | Manajemen Bisnis | Pelatihan Bisnis UKM | Peluang Bisnis UKM | Peluang Usaha | Pemasaran Bisnis UKM | Pembiayaan UKM | Seputar UKM | Strategi Bisnis UKM | Tips Bisnis UKM | Ulasan Bisnis UKM

Menyediakan Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, Bisnis Waralaba, Promosi Bisnis UMKM. Potensi Bisnis Usaha kecil menengah (UKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. BisnisUKM.id media Bisnis Online di harapkan menjadi wahana sumber informasi terbaru pelaku bisnis UKM. Informasi Periklanan & Review Hub: info@bisnisukm.id

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply