Loan Agreement: Wujud Penguatan Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM Jatim

Mewujudkan masyarakat Indonesia mandiri dan sejahtera tentu bukan hal mudah. Segenap upaya dilakukan pemerintah, salah satunya melalui penyaluran dana bergulir untuk sektor koperasi dan UMKM. Upaya konkret semacam ini bertujuan untuk bisa menumbuhkembangkan sekaligus memberdayakan perekonomian masyarakat utamanya di sektor koperasi dan UMKM.

Acara bertajuk ‘Penyerahan Dana Bergulir melalui Loan Agreement sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan melalui Penguatan Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM di Jawa Timur’ diselenggarakan pada Sabtu 10 September 2016.

Dalam acara yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Jatim tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI , Puan Maharani; Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga; Anggota DPR RI; Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo beserta istri, Nina Karwo; Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf; serta segenap pihak yang berkecimpung di sektor koperasi dan UMKM.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, menyatakan kepentingan rakyat yang utama ada di dalam proses pertumbuhan ekonominya. Posisi PDRB Jawa Timur yang kini lebih tinggi dari provinsi-provinsi lain selain DKI menunjukkan keseriusan Jawa Timur dalam menggerakkan roda ekonomi. “Ini lah upaya pemerintah yang membela rakyat kecil yaitu yakin bertopang pada sektor koperasi dan UMKM untuk menjadikannya berkembang dan besar,” katanya.

“Koperasi dan  UMKM merupakan tulang punggung yang tidak dipengaruhi kestabilan pasar ekspor karena bermain di lingkup lokal, aman dari resesi, ya bisa dibilang perusahaan anti remek,” imbuh Pakde Karwo disambut tawa riuh para tamu yang hadir.

Soekarwo menambahkan, secara subjektif pertumbuhan ekonomi Indonesia bertumpu pada ekonomi kerakyatan, bukan karena industri dan ekspor. “Jantungnya republik ini ada di sektor koperasi dan UMKM, sedangkan di Jawa Timur sendiri terdapat 6,8 juta UMKM yang sudah terdata by name, by address,” terangnya bangga.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani, dalam pidatonya menyetujui Gubernur Jatim jika menyebutkan koperasi dan UMKM sebagai perusahaan anti remek.

“Ya masuk akal apa yang dibilang Pakde tadi, karena jika kita kembali ke belakang, Indonesia mengalami resesi, yang menjadi penopang kala itu, 1998 – 2004 adalah sektor koperasi dan UMKM. APBN saat itu 300 triliun dan presiden Megawati kala itu berusaha mendongkrak sektor umkm, dan ternyata berhasil, ekonomi merangkak naik dan tumbuh pesat,” ungkap Puan.

“Saya pun melihat Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar dan luas, berkaitan dengan koperasi dan UMKM, serta jika ingin mensejahterakan masyarakatnya ya melalui sektor koperasi dan umkm tentunya. Rakyat tidak harus diberi subsidi, hibah terus menerus, namun bagaimana membuat rakyat selain sejahtera, juga menjadi mandiri dan produktif,” sambung Puan.

“Pemerintah saat ini memberikan KUR melalui Menteri Koperasi dan UKM RI mencapai 120 triliun untuk pergi ke daerah untuk membagikan KUR secara merata, selain itu juga pemberian hak cipta, IUMK dan lain-lain agar SDM di sektor koperasi dan UMKM menjadi berkembang dan tidak monoton,” terang Puan.

Pemberian hibah dan penguatan modal ini diharapkan dapat memacu semangat para anggota koperasi dan pemilik UMKM untuk mengembangkan usahanya lebih berdaya saing. Untuk diketahui, saat ini Loan to Deposit Ratio (LDR) di seluruh indonesia per juni 2016 mencapai 92%.

“Sedangkan Bank Jatim masih perlu meminjamkan dananya karena memiliki LDR relatif rendah yaitu 72%, itu artinya perlu kerja keras agar bisa dimanfaatkan masyarakat, artinya ada hal yang perlu dibenahi,” tegas Puan.

“Karenanya harus kita pahami bersama bahwa bantuan modal bukan lah segalanya, tetapi semangat dan etos kerja yang gigih dari sektor koperasi dan UMKM sebagai penerima manfaat agar bergerak lebih produktif dan berdaya saing, yang kemudian harus ditingkatkan sehingga mereka bisa memanfaatkan hal ini dengan sebaik-baiknya sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera,” tutup Puan. (hpy)

Sumber: http://diskopumkm.jatimprov.go.id

Menyediakan Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, Bisnis Waralaba, Promosi Bisnis UMKM. Potensi Bisnis Usaha kecil menengah (UKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. BisnisUKM.id media Bisnis Online di harapkan menjadi wahana sumber informasi terbaru pelaku bisnis UKM. Informasi Periklanan & Review Hub: info@bisnisukm.id

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply