Membantu Usaha Mikro di Indonesia Terus Tumbuh

bisnis-ukm-solo-usaha-mikro.jpg

Membantu Usaha Mikro di Indonesia Terus Tumbuh

Mengapa Peminjam Memilih Kami?

Pengembalian yang Terjangkau

Angsuran dibayarkan secara mingguan dan terjangkau dengan memperhatikan profil dan kapasitas peminjam
Transparan

Plafon pinjaman mulai dari Rp 3 juta tanpa jaminan dengan jangka waktu 12 bulan. Semua informasi diberikan secara terbuka tanpa ada biaya tersembunyi dan denda apabila ada keterlambatan

Menjangkau Pelosok Pedesaan

Bisnis UKM menjangkau desa-desa terpencil melalui peran petugas lapangan yang dilengkapi perangkat selular dengan aplikasi pengelolaan data pinjaman terkini.

Pendampingan Kepada Mitra

Bisnis UKM akan memberikan pendampingan mingguan seputar pengelolaan dana bagi rumah tangga dan usaha peminjam. Mereka akan memastikan bahwa peminjam mampu membayar tepat waktu.

Kisah Sukses Mitra Kami

Melayani mitra usaha Bisnis UKM yang selalu bekerja keras dan penuh inspirasi adalah sebuah kehormatan bagi kami. Menghubungkan mereka dengan akses pendanaan yang mudah dan terjangkau merupakan tugas kami agar mereka bisa terus berkarya dan selangkah lebih dekat dengan mimpi-mimpi mereka.

Tujuan Pembiayaan

Bisnis UKM melayani pembiayaan bagi pengusaha mikro yang tidak memiliki akses ke perbankan konvensional. Mitra terpilih Bisnis UKM adalah pengusaha perempuan dengan kebutuhan modal mulai dari Rp 1,5 juta. Pembiayaan Bisnis UKM disalurkan untuk usaha produktif di tempat mereka tinggal, yang saat ini tersebar di seluruh pedesaan di Jawa.

Inilah sektor usaha yang bisa Anda danai:

Perdagangan, Rumah Tangga, Pertanian, Peternakan, Jasa

Proses Pembiayaan

Membentuk Kelompok

Membentuk kelompok 15-20 orang dengan domisili berdekatan. Selanjutnya, seluruh anggota kelompok wajib mengikuti pelatihan untuk membangun komitmen tanggung renteng jika salah satu anggota mengalami kesulitan pembayaran.

Mendapatkan Pembiayaan

Pengajuan pembiayaan didasari atas rencana usaha dan profil calon peminjam. Selanjutnya akan dievaluasi oleh sistem skor kredit. Setelah disetujui, pengajuan akan ditampilkan di marketplace. Setelah terdanai, Amartha akan memfasilitasi akad.

Pertemuan Mingguan

Setiap minggu selama masa pinjaman, peminjam akan diwajibkan untuk mengikuti pertemuan kelompok yang difasilitasi oleh tim lapangan. Materi yang disampaikan terkait dengan pengelolaan keuangan, kedisiplinan serta bagaimana memajukan usaha mereka.

PERHATIAN:

Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi (“Fintech Lending”) merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

Resiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

 

scroll to top