Pentingnya Kemasan dalam Bisnis Makanan

Pentingnya Kemasan dalam Bisnis Makanan, Tak hanya produk fashion dan gadget saja yang belakangan ini marak diperjual-belikan secara online. Melihat pertumbuhan pasar digital yang semakin hari kian meningkat pesat, berbagai macam produk lainnya pun seperti misalnya cake & bakery juga mulai dipasarkan para pelaku bisnis kue melalui dunia maya. Yang jadi pertanyaan banyak orang, bagaimana cara membuat kemasan kue agar produk tidak rusak selama proses pengiriman berlangsung?

Pentingnya Kemasan dalam Bisnis Makanan – Untuk menjawab kebingungan para pengusaha kuliner khususnya cake & bakery dalam proses pengemasan produk, kali ini kami akan membahas cara mengemas kue agar tidak rusak selama proses pengiriman berlangsung.

Pertama, yang perlu dipertimbangkan agar kue tidak cepat rusak yaitu mengenai tekstur dan ukuran kue yang akan dikirim. Sebaiknya pilih kue yang teksturnya agak keras dan renyah agar kue tersebut bisa bertahan lebih lama. Apabila kue yang kamu pasarkan memiliki daya tahan yang relatif singkat karena bertekstur lembut dan basah, maka sebaiknya pilih jasa ekspedisi yang menyediakan paket pengiriman barang satu hari sampai tempat tujuan. Contohnya seperti JNE Yes, Tiki Ons, dan lain sebagainya.

Kedua, untuk mengurangi resiko kerusakan kue usahakan agar waktu produksi dan pengiriman kue tidak berselang terlalu jauh. Contohnya saja bila kue akan dikirim pada pagi hari tanggal 01 September 2016, maka kamu bisa melakukan proses produksi pada H-1 atau pada tanggal 02 September 2016 (pada sore hari). Dengan begitu, kue yang dikirim dalam keadaan fresh dan sampai ke tangan konsumen kualitasnya masih terjaga.

Ketiga, perhatikan bahan kemasan kue yang dipilih dan metode pengemasan yang digunakan. Apabila kamu memasarkan kue kering bisa menggunakan toples kedap udara agar kue kering tak mudah melempem. Namun, bila kamu menggunakan toples plastik mika maka sebaiknya sekelilingnya direkatkan dengan isolasi/ plester bening. Selain itu kamu juga bisa mengemas kue dalam kemasan plastik bening kemudian diikat dan dimasukkan ke dalam kotak kemasan. Saat membuat kemasan kue, pastikan bahwa kue tersebut telah tertata rapi dan rapat sehingga tidak ada ruang renggang yang memungkinkan kue bergerak dan akhirnya hancur.

Keempat, untuk pengiriman barang sebaiknya lapisi kemasan produk dengan kotak atau kardus yang cukup tebal agar isi produk tidak rusak selama proses pengiriman barang. Sebelum dimasukkan ke dalam kotak atau kardus, ada baiknya bila kamu melapisi kemasan produk kue dengan Styrofoam atau menambahkan ganjalan kertas koran agar kotak kardus lebih rapat dan terlindungi ketika proses pengiriman berlangsung.

Kelima, yang terakhir dan yang paling penting adalah, bahwa kita harus memperlakukan secara istimewa dalam proses pengirimannya. Hal ini penting, agar kue ketika sampai di tangan konsumen masih tetap fresh ketika disajikan.

Menyediakan Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, Bisnis Waralaba, Promosi Bisnis UMKM. Potensi Bisnis Usaha kecil menengah (UKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. BisnisUKM.id media Bisnis Online di harapkan menjadi wahana sumber informasi terbaru pelaku bisnis UKM. Informasi Periklanan & Review Hub: info@bisnisukm.id

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply