PT Anugerah Berkah Madani Tbk. dan PT Megapower Makmur Urung IPO

Dua korporasi mengurungkan rencananya untuk menggelar IPO saham. Mereka adalah PT Anugerah Berkah Madani Tbk. dan PT Megapower Makmur. Anugerah Berkah Madani malah sudah sampai tahap penawaran awal setelah mendapat pernyataan praefektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 15 Agustus 2016.

Perusahaan properti yang akrab disebut ABMA Land itu berencana melepas 3,33 miliar lembar saham ke publik atau 25% dari total saham dengan harga penawaran Rp800 per saham hingga Rp1.250 per saham.

Targetnya, dana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham yang dikantongi sebesar Rp4,1 triliun.

Namun, dalam perjalanannya, proses penawaran saham ABMA Land tersendat. Sumber Bisnis mengatakan ABMA Land menahan dulu rencana untuk go public karena perusahaan harus membereskan masalah di internal perseroan.

Namun, sumber lain menyebut permintaan atas saham IPO ABMA Land tidak mendapat respons positif dari investor sehingga perseroan menunda rencana IPO.

ABMA Land melangsungkan penawaran awal pada 16-25 Agustus 2016. Saat itu, penawaran sahamnya harus bersaing dengan penawaran 10,5 miliar lembar saham dari PT Waskita Beton Precast Tbk.

Produsen precast itu menggelar penawaran awal pada 10-26 Agustus 2016. Sumber itu mengatakan di tengah likuiditas pasar yang tidak cukup tinggi, investor selektif untuk membeli saham IPO.

Inves tor lebih tergiur untuk memasukkan permintaan ke penawaran Waskita Beton Precast, anak usaha BUMN PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

“Proses IPO ABMA Land akan ditunggu sampai 30 September 2016. Kalau juga tidak ada proses, maka dia harus proses ulang rencana IPO-nya,” ungkap sumber ter sebut.

ABMA Land telah menunjuk PT CIMB Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT RHB Securities Indonesia sebagai penjamin emisi. Ketika ditemui pada Selasa (27/9), Presiden Direktur CIMB Securities Indonesia Harry Supoyo enggan berkomentar soal proses IPO saham ABMA Land.

Direktur Keuangan ABMA Land Laksmi Dyah Anggraini enggan berkomentar soal penundaan IPO saham ABMA Land. Bisnis juga tidak mendapat jawaban dari CEO ABMA Land Musyanif.

MASALAH INTERNAL

Sementara itu, Megapower Makmur juga dikabarkan mundur dari rencana IPO saham. Kabarnya, perseroan sedang merampungkan masalah internal perseroan
sehingga mengulur dulu rencana IPO.

Rencana Megapower Makmur untuk melantai di Bursa Efek Indonesia sudah terdengar sejak dua tahun lalu. Saat itu, manajemen menyatakan akan melantai pada kuartal II/2015.

Dengan dua perusahaan yang mundur dari rencana IPO, saat ini tersisa empat korporasi dalam pipeline IPO saham Bursa Efek Indonesia. Mereka adalah PT Mayapada Properti Indonesia yang akan melepas 17,64% saham, PT Prodia Widyahusada yang akan menawarkan 20% saham, Forza Land yang akan menawarkan 20% saham, dan perusahaan diler mobil Honda yang berbasis di Malang yang akan melepas 20% saham ke publik.

Sementara itu, PT Aneka Gas Industri Tbk. dan PT Paramita Bangun Sarana Tbk. melangsungkan pencatatan perdana saham pada Rabu (28/9). Dalam IPO ini, Aneka Gas Industri melepas 766,66 juta lembar saham ke publik atau setara dengan 25% saham di harga Rp1.100 per saham.

Perusahaan gas industri di bawah Samator Group itu mendulang dana hasil IPO sebesar Rp843,32 miliar.

Adapun, Paramita Bangun Sarana melepas 300 juta lembar saham baru di harga Rp1.200 per saham. Perusahaan konstruksi itu mengantongi hasil IPO sebesar
Rp360 miliar.


Berita UKM | Bisnis Online | Even Bisnis UKM | Info Bisnis UKM | Inspirasi Bisnis UKM | Koperasi | Kredit UKM | Manajemen Bisnis | Pelatihan Bisnis UKM | Peluang Bisnis UKM | Peluang Usaha | Pemasaran Bisnis UKM | Pembiayaan UKM | Seputar UKM | Strategi Bisnis UKM | Tips Bisnis UKM | Ulasan Bisnis UKM

Menyediakan Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, Bisnis Waralaba, Promosi Bisnis UMKM. Potensi Bisnis Usaha kecil menengah (UKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. BisnisUKM.id media Bisnis Online di harapkan menjadi wahana sumber informasi terbaru pelaku bisnis UKM. Informasi Periklanan & Review Hub: info@bisnisukm.id

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply