Reviews Usaha Online yang Bisa Anda Jalankan Dengan Modal Kecil

bisnis-ukm-solo-usaha-online.jpg

Reviews Usaha Online yang Bisa Anda Jalankan Dengan Modal Kecil – Sewaktu masih duduk di bangku sekolah & kuliah, saya kenal dengan banyak teman yang ingin menjadi pengusaha setelah menyelesaikan pendidikan.

Tapi sekarang, akhirnya jadi pegawai kantoran.

Makanya saya heran…

…dari sekian banyak orang yang bercita-cita menjadi pengusaha, kenapa hanya sedikit yang akhirnya punya bisnis.

Bahkan dari survey yang saya lakukan beberapa bulan yang lalu, ada 81% pegawai yang dulunya pernah bercita-cita menjadi pengusaha.

81 persen!

Setelah diteliti lebih lanjut, ada 3 alasan utama:

Pertama, tidak tahu peluang usaha apa yang lebih menguntungkan dan lebih stabil/terjamin daripada pekerjaan kantoran.

Kedua, tidak ada modal atau hanya punya modal kecil.

Ini yang paling sering terjadi. Mereka menganggap semua bisnis itu membutuhkan modal yang besar, akhirnya mereka memutuskan bekerja dulu sambil mengumpulkan modal.

Dari situ, muncullah 1 alasan lagi.

Dan ini yang paling tragis.

Ketiga, sudah terlanjur bekerja dan berkeluarga.

Beban mereka semakin berat karena harus mengurus keluarga. Kalau pekerjaannya ditinggalkan, resikonya besar. Parahnya lagi, karena sibuk bekerja maka mereka tidak bisa memulai bisnis.

Untuk anda yang mengalami 3 permasalahan di atas, artikel ini adalah solusinya.

Berikut ini adalah 30 peluang usaha yang bisa dilakukan secara online, tidak menyita waktu, dan bisa dimulai dengan modal kecil.

Dan yang terpenting, potensinya sangat besar.

Ide bisnis mana yang terbaik?

Sebelum kita mulai, karena di bawah ini ada lebih dari 30 ide bisnis, maka anda mungkin akan merasa malas untuk scroll sampai akhir.

Karena itu, ini beberapa yang saya rekomendasikan.

Berjualan online: kalau anda sudah punya gambaran produk apa yang ingin dijual
Membuat blog: kalau anda suka menulis atau belum tahu ingin menjalankan bisnis apa

Silahkan klik salah satunya untuk baca lebih lanjut.

Atau silahkan scroll ke bawah untuk membaca semua peluang usaha yang ada satu per satu.

1. Menjual produk secara online di website sendiri

Banyak orang yang melakukan ini, karena memang prosesnya mudah dan penghasilan yang didapatkan tidak main-main.

Banyak orang yang sekarang sudah berjualan 100% online.

Dengan berjualan secara online, prosesnya bisa dilakukan darimana pun selama ada internet. Karena itu, model bisnis ini juga bagus untuk anda yang punya kesibukan lain.

Tapi biasanya orang yang gaptek sudah takut duluan.

Padahal tidak susah sama sekali.

Kalau anda membaca artikel ini jam 9 pagi, sore nanti jam 3 toko online anda sudah siap dipakai untuk berjualan. Serius.

Anda bisa menggunakan beberapa platform berikut:

Shopify – mulai dari $14 per bulan, lebih mudah dan fitur lengkap
WebPraktis – mulai dari Rp 680ribu per tahun
Jarvis Store – gratis untuk 20 produk!
BBM – sudah banyak toko online yang bisa berjualan hanya dengan memanfaatkan aplikasi chatting ini
Instagram – karena merupakan social media berbasis gambar, bisa digunakan untuk berjualan online juga
WordPress + WooCommerce – sekitar $40 per tahun untuk domain & hosting

Gunakan Jarvis Store atau WebPraktis kalau anda tidak ingin ribet. Keduanya berbahasa Indonesia, jadi kalau ada yang bingung bisa tanya langsung ke customer service-nya.

Ada 1 masalah lagi…

…darimana mendapatkan produk untuk dijual?

Kalau anda sudah punya produk sendiri, tentunya ini bukan masalah. Tapi bagaimana dengan anda yang tidak punya, dan belum punya rencana untuk membuat produk?

Ikuti langkah berikut:

  • Tentukan produk apa yang ingin anda jual
  • Temukan supplier utama dari produk tersebut, atau
  • Ajak orang yang sudah berjualan tapi belum online sebagai partner, atau
  • Dropship (dibahas di bawah)

Menjual produk adalah cara termudah untuk mendapatkan penghasilan.

Langkah tersulit adalah menentukan produk untuk dijual, setelah produknya ditentukan maka selanjutnya tidak akan ada masalah lagi.

Silahkan baca panduan jualan online ini untuk belajar lebih lanjut:

2. Yang lebih mudah lagi, berjualan di pasar online

Oke..oke..meskipun membuat website itu mudah, tetap saja butuh belajar.

Apalagi kalau anda masih pemula.

“Saya ingin langsung berjualan! Sekarang juga!”

Ini solusinya: Jualan di marketplace (alias pasar online).

Kalau anda sudah tahu apa yang ingin dijual dan ingin langsung berjualan dalam 5 menit ke depan. Inilah solusi yang paling tepat buat anda.

Apalagi karena di marketplace sudah ramai, jadi anda bisa langsung mendapatkan pembeli.

Masih ada lagi, berjualan di marketplace itu gratis.

Tapi ada kelemahannya:

Anda berjualan di website milik orang lain, jadi ada banyak keterbatasan. Selain itu, anda jadi tidak bisa membangun brand sendiri karena bergantung dengan website marketplace tersebut.

Lalu gimana dong?

Jalan tengahnya…ketika baru mulai berbisnis, manfaatkan marketplace untuk mendapatkan pembeli & penghasilan. Setelah beberapa saat, buat website sendiri dan ajak calon pembeli di marketplace untuk berkunjung ke website anda sendiri.

Berikut marketplace besar yang bisa anda manfaatkan:

3. Berjualan tanpa resiko dengan menjadi dropshipper

Dropshipping artinya kita berjualan tanpa memiliki stok.

Ketika seseorang mengorder produk dari anda, anda mengajukan orderan tersebut ke pihak ketiga (suplier). Merekalah yang langsung mengirimkan barangnya kepada pembeli.

Anda tidak perlu menyimpan barangnya.
Si suplier ini biasanya mengirimkan atas nama mereka, tapi kadang ada juga yang mau mengirimkan atas nama bisnis anda.

Kedengarannya enak ya?
Memang ada keuntungan dari menjadi dropshipper seperti:

Tidak butuh banyak modal untuk memulai
Tidak butuh stok (stok berarti juga biaya)
Bisa dilakukan dari mana saja

Tapi meskipun demikian, ada juga kelemahannya:

Margin keuntungan lebih kecil
Tidak bisa memonitor stok di pihak ketiga
Kualitas tidak terkontrol

Melihat untung dan ruginya, menjadi dropshipper tetap merupakan cara yang sangat mudah dan murah untuk mulai berbisnis online.

Produk dropship-nya bisa anda temukan melalui:

Subforum ini di Kaskus
Cakning.com
Search di Google: gunakan kata kunci “dropship [nama produk]”. Kata dropship bisa coba diganti menjadi distributor, reseller, atau supplier
Order langsung dari penjual lain

Hati-hati…

…meskipun anda mengorder produk di pihak ketiga tapi dengan menjadi dropshipper tanggung jawab kustomer ada di tangan anda.

Tips: beli dulu beberapa produknya sebelum mulai menjual, supaya anda sendiri tahu kualitasnya.

4. Menjadi publisher iklan untuk mendapatkan penghasilan semi-pasif

Ada yang tahu kenapa di internet banyak informasi gratis?

Kenapa orang rela menulis artikel-artikel yang bagus, kemudian diterbitkan secara terbuka di blog?

Karena mereka mendapatkan penghasilan dari iklan.

Inilah peluang usaha yang paling populer di antara mereka yang senang menulis dan berbagi pengetahuan.

Cara kerjanya seperti ini:

Kita membuat website > menampilkan kode iklan > iklan muncul secara otomatis > pengunjung melakukan klik di iklan > kita mendapatkan komisi.

Tidak sulit kan?

Cuma tinggal copy-paste iklan, lalu iklannya akan muncul secara otomatis. Setiap kali ada yang klik, maka kita mendapatkan penghasilan.

Makanya model bisnis ini menjadi sangat populer.

Yang perlu anda lakukan hanya:

Membuat konten yang berkualitas
Memancing orang lain agar mengunjungi website anda dan membaca kontennya

Untuk bisa sukses menjadi publisher iklan, anda HARUS punya konten yang berkualitas. Google tidak akan menerima website dengan kualitas rendah.

5. Mendapatkan komisi dari penjualan produk affiliate

Model bisnis ini dikenal dengan istilah affiliate marketing.

Prosesnya seperti ini:

Kita mempromosikan/merekomendasikan produk milik orang lain, kemudian ketika ada yang membeli atas rekomendasi tersebut maka kita akan mendapatkan komisi.

Bedanya dengan dropshipping, kita hanya mempromosikan…tidak menjual. Pembeli akan langsung berhubungan dengan si penjual, bukan anda.

Kira-kira alurnya seperti gambar ini.
Sama dengan menjadi publisher iklan, anda juga membutuhkan website sebagai media untuk mempromosikan produk affiliate.

Tapi ada kelebihannya…

…komisi per klik iklan jauh lebih kecil daripada komisi penjualan produk.

Jadi dengan jumlah pengunjung yang sama, anda bisa menghasilkan lebih banyak dengan model bisnis afiliasi.

Ada juga kelemahannya.

Sampai saat ini belum ada produk affiliate Indonesia yang bisa terjamin memberikan penghasilan tetap. Produknya ada, tapi kualitasnya lebih rendah dan daya beli masyarakat Indonesia lebih kecil.

Oleh karena itu, anda harus membuat website dalam Bahasa Inggris.

Kalau anda tertarik dengan model bisnis ini, baca 2 panduan berikut:

Mempromosikan produk afiliasi dengan blog
Panduan CPA dan Affiliate Marketing

6. Membuat dan menjual produk informasi

Produk informasi adalah produk yang isinya informasi.

(…ya iyalah).

Maksudnya, produk ini berupa buku, ebook, video, atau audio.

Misalnya produk video fitness yang berisi panduan gerakan-gerakan dalam berolahraga, atau ebook cara menurunkan berat badan.

Produk informasi jauh lebih mudah dibuat daripada produk fisik, maka anda yang tidak berpengalaman sama sekali pun bisa membuat.

“Memangnya ada yang mau beli informasi yang sudah tersedia gratis di internet?”

…ada!

Banyak orang-orang yang rela mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli produk berisi informasi. Ada 2 alasannya.

Pertama, karena isinya lebih mendalam daripada sekedar artikel di blog.
Kedua, karena panduannya lebih terstruktur. Dari A ke B ke C sampai Z.

Tidak semua orang sempat membaca-baca dan menggali informasi dari sekian banyak website di internet.

Karena itulah produk informasi menjadi populer.

Untuk membuat produknya:

Temukan bidang keahlian anda. Anda tidak akan bisa membuat produk yang berkualitas tanpa memiliki pengetahuan yang memadai
Temukan apa permasalahan terbesar orang-orang dalam bidang tersebut
Buat solusinya dalam bentuk ebook, video, atau audio

Tidak sulit kan.

Anda bisa membaca panduan belajar bisnis online ini yang membahas khusus proses pembuatan produk informasi mulai dari pemilihan topik sampai membuat website penjualannya.
Kalau anda memang ahli pada suatu topik, tidak sulit untuk membuat produknya. Tantangan terbesar justru adalah menjual produk anda.

Masalahnya begini:

Tidak ada orang yang mau membeli panduan dari orang yang belum punya reputasi. “Memangnya anda siapa, kenapa saya harus percaya informasi dari anda?”

Karena itulah sebagian besar penjual produk informasi memiliki blog.

Ini beberapa tempat untuk menjual produk informasi:

Gunakan Ratakan atau Jualio untuk produk Indonesia.

Keduanya masih tergolong baru, jadi mungkin websitenya masih kurang nyaman digunakan.

Sedangkan, kalau anda menjual ke luar negeri, gunakan Gumroad atau Clickbank.

Menjual di website sendiri jauh lebih baik apabila anda sudah punya reputasi dan produk yang berkualitas karena menjual di pasar/marketplace berarti produk anda dicampur dengan produk lain yang kualitasnya rendah.

7. Menjadi guru dengan membuka kursus online

Jangan khawatir, anda tidak perlu jadi guru sungguhan…

…yang penting anda punya sesuatu untuk diajarkan.

Saat ini, baik di luar negeri maupun di Indonesia kursus online sangat populer. Ini karena prosesnya lebih mudah dan dengan kursus online anda bisa mendapat lebih banyak murid.

Dalam kursus offline, biasanya si guru mengulang-ulang materinya setiap kali mengajar ke kelas baru. Tapi karena ini online, jadi kursusnya bisa direkam dan ditaruh di website.

Lho…sama dengan produk informasi dong?

Memang mirip.

Maka dari itu cara memulainya sama dengan produk informasi.

Tapi ada sedikit perbedaan:

Karena bentuknya kursus, maka panduan yang anda berikan dibagi menjadi beberapa sesi yang diberikan di hari-hari yang berbeda. Seminggu sekali, misalnya.

Selain itu dalam kursus online biasanya ada sesi tanya jawab.

Gunakan platform berikut untuk mulai menjual kursus online:

Sejauh ini, setahu saya belum ada platform khusus Indonesia seperti produk digital di atas.

Dari keempat pilihan di atas, yang terbaik menurut saya adalah Teachable. Alasannya karena prosesnya sangat mudah dan bisa digunakan di domain sendiri.

8. Menyediakan jasa desain grafis

Seorang graphic designer profesional bisa mendapatkan penghasilan lebih dari $100ribu per tahun (sekitar Rp 1 milyar). Tapi mereka yang profesional tentunya sudah punya banyak pengalaman dan portofolio.

Bagi anda yang masih pemula, bisa menjual jasa desain grafis di beberapa marketplace seperti:

  • Sribu – desain logo Indonesia
  • 99designs – desain logo (dll.) internasional
  • Fiverr – berbagai pekerjaan ringan, termasuk desain grafis mulai dari $5

ebagai penyedia jasa desain grafis, peluang kerja anda tidak terbatas wilayah.

Anda bisa mendapat klien dari luar negeri sekalipun.

Oh ya, sebagian besar penyedia jasa di website-website di atas juga pemula…jadi anda tidak perlu takut kalau tidak terlalu mahir dalam desain.

9. Tidak ingin jasa desain? Coba jual stock desain grafis

Beberapa orang memang pada dasarnya tidak suka menjual jasa. Kalau anda termasuk tipe orang seperti ini, menjual stock bisa jadi alternatif yang menarik.

Stock itu semacam template yang siap dikustomisasi dan siap pakai.

Misalnya template Photoshop atau Illustrator, template presentasi, template logo, atau icon.

Ketika seseorang membeli stock anda, maka dia bisa menggunakan desainnya untuk keperluan apapun.

Berikut beberapa tempat menjualnya:

Di komunitas di GraphicRiver ada forum yang isinya orang-orang Indonesia, kalau anda ingin melihat pengalaman-pengalaman mereka coba masuk ke forumnya.

10. Menjual foto royalty-free

Misalnya saya sedang membuat konten tutorial bermain gitar, untuk mempercantik kontennya saya butuh foto seseorang yang sedang bermain gitar.

Masalahnya, saya tidak bisa memotret sendiri.

Menyewa fotografer juga mahal.

Solusinya adalah membeli lisensi foto royalty-free.

Foto royalty-free adalah foto yang bisa kita gunakan untuk keperluan apapun setelah satu kali membeli lisensinya.

Sama seperti stock desain grafis, tapi foto.

Foto-foto yang berkualitas dari fotografer profesional seperti ini banyak dibutuhkan oleh pemilik website dan pembuat konten seperti dalam contoh tadi.

Karena itulah peluang usaha ini sangat menarik untuk anda yang hobi fotografi.

Contoh tempat yang menjual foto royalty-free:

Peluang ini hanya untuk anda yang memiliki skill dan perlengkapan fotografi profesional, karena kualitas foto anda harus top.

Meskipun tidak sering terdengar, tapi ada juga yang membeli foto dari kamera iPhone.

11. Menjual plugin & template WordPress

Ada 74.652.825 (!) situs berbasis WordPress, dan ada 29.000 plugin WordPress yang terus bertambah tiap harinya (ManageWP, 2014).

Ada plugin dan tema yang gratis, ada juga yang berbayar…

…tidak semua orang puas dengan plugin dan template gratisan.

Oleh sebab itu banyak orang yang menjual keduanya dengan harga yang cukup tinggi di situs-situs berikut:

Keduanya di bawah perusahaan bernama Envato, sama seperti GraphicRiver yang disebutkan di atas.

Dalam seminggu saja template terpopuler di ThemeForest terjual hampir 1.500 kopi.

Karena harganya $58, maka penghasilan mereka dalam seminggu adalah $84.564 atau sekitar Rp 1 milyar.

Ini menunjukkan seberapa besar pasar dan peluang anda.

12. Menjadi penulis artikel freelance

Dalam peluang nomor 4 di atas tentang publisher iklan, saya menyebutkan bahwa kita memerlukan konten yang berkualitas. Salah satunya artikel.

Tidak semua orang mampu membuat artikel berkualitas.

Dengan melihat banyaknya orang yang membuat blog untuk mendapatkan penghasilan dari iklan, maka penulis artikel juga ikut kecipratan rejeki.

Ada 2 tingkatan dalam bidang penulis artikel.

Tingkat bawah, mereka yang menjual artikel-artikel (mohon maaf) murahan yang hanya mengejar jumlah kata tertentu. Ini karena mereka dibayar setiap sekian ratus kata.

Tapi ada juga yang bayarannya tinggi.

Penulis artikel tingkat atas yang menulis artikel-artikel untuk website besar dan portal berita. Mereka dibayar atas kualitasnya.

Tentunya yang kedua lebih baik.

Untuk itu, anda harus mengetahui teknik penulisan artikel yang benar.

Berikut ini tempat untuk mendapatkan job penulisan artikel:

  1. Sribulancer
  2. UpWork (internasional)
  3. TextBroker (internasional)

Untuk sukses menjadi penulis artikel, anda harus punya blog yang bisa ditunjukkan sebagai contoh tulisan anda.

13. Menjadi penyihir kata, copywriter

Copywriter adalah orang yang menyihir pembaca.

Maksudnya, tugas mereka adalah mempengaruhi orang lain agar melakukan sesuatu yang kita inginkan melalui tulisan.

Pekerjaan seorang copywriter adalah:

  • Menulis teks di iklan
  • Menulis teks di landing page atau halaman penjualan
  • Menulis segala teks yang bertujuan untuk merayu orang lain

Mereka adalah salesman, dalam bentuk kata.

Pendapatan seorang copywriter pemula adalah sekitar $52000 sampai $62000 per tahun. Berkali-kali lipat daripada penulis konten biasa.

Tapi untuk menjadi copywriter, anda harus belajar skill khusus copywriting.

Ini tempat belajarnya:

14. Membangun agensi pembuatan artikel & konten

Berdasarkan sebuah survey dari WPCurve:

89% dari bisnis startup menggunakan content marketing.

71% dari yang tidak melakukan content marketing beralasan karena tidak punya waktu untuk membuat konten.

…dan 0% yang menjawab karena tidak tahu ROI-nya.

Apa artinya?

Content marketing diakui sebagai metode pemasaran online yang terbaik, mereka yang tidak melakukan metode ini karena tidak ada waktu atau tidak mampu.

Maka peluang usaha sebagai pembuat konten masih terbuka lebar.

Mereka yang tidak menggunakan content marketing sebenarnya ingin menggunakan content marketing tetapi tidak ada waktu dan sumber daya manusia.

Anda bisa mempermudah usaha mereka.

15. Translator

Masih dalam bidang tulis-menulis, translator Indonesia-Inggris dan sebaliknya merupakan salah satu pekerjaan yang paling dibutuhkan.

Meskipun translator non-profesional tidak mendapat penghasilan yang tinggi, tapi pekerjaan ini sangat cocok untuk usaha sampingan yang tidak menyita waktu.

Anda bisa menjual jasa penerjemah di sini:

Di Indonesia, banyak calon pemilik blog yang membutuhkan pembuatan artikel bahasa Inggris yang terjangkau. Anda bisa menemukan mereka di forum Ads.id.

16. Menulis dan menerbitkan ebook (atau buku asli)

Meskipun ebook tadi sudah kita bahas di bagian produk informasi, tapi yang dimaksud di sini sedikit berbeda. Selain menjual sendiri, kita juga bisa menerbitkan ebook secara resmi.

Siapapun…tanpa syarat.

Asalkan bisa menulis buku.

Dengan KDP (Kindle Direct Publishing) dari Amazon.

Topik buku yang anda tulis pun bisa dalam kategori apapun, fiksi maupun non-fiksi.

Buku sederhana biasanya memiliki panjang 5000 kata dan dijual seharga $2.99. Untuk setiap penjualan, kita akan mendapatkan royalti sebesar 35% atau $1.05 untuk harga tadi.

Simak kisah Spencer Haws dari Niche Pursuits berikut yang mendapatkan penghasilan sebesar $1,315 (sekitar Rp 15 juta) sebulan dari penjualan ebook di Kindle.

jankindle

Tapi bagaimana kalau kita tidak bisa menulis buku Bahasa Inggris?

Terbitkan di NulisBuku.

Dengan NulisBuku anda bisa mengirimkan naskah dan menerbitkan buku yang akan dicetak setiap kali ada pesanan.

Jadi model bisnis ini tidak beresiko, cukup bermodal tulisan.

17. Menjadi virtual assistant

Virtual assistant sendiri merupakan istilah yang masih luas.

Pekerjaan seorang asisten virtual bisa mencakup atau salah satu dari:

Penulis
Desain grafis
Riset
Editing
Copywriting
Manajemen social media
Translasi
Programming
Input data
dsb.

Bedanya dengan yang sudah disebutkan di atas adalah pola kerjanya.

Dengan menjadi penyedia jasa desain grafis, berarti anda dibayar per project. Sedangkan virtual assistant biasanya bekerja dengan 1 orang untuk pekerjaan yang berulang.

VA dengan status freelancer di UpWork (dulunya oDesk) mendapatkan bayaran dari $10 hingga lebih dari $50 per jam kerja. Tergantung juga dari spesialisasinya.

18. Pelatihan atau konsultasi

Dengan memiliki blog yang populer, anda bisa menjual jasa anda dalam bentuk pelatihan atau konsultasi perorangan.

Kalau anda belum punya blog mungkin belum sadar mengenai peluang usaha ini.

Di bawah ini screenshot dari beberapa pembaca PanduanIM yang meminta layanan konsultasi, meskipun umur website ini sendiri belum terlalu lama.

konsultasi 1 konsultasi 2

Konsultasi langsung, apalagi privat, merupakan jenis jasa yang mampu mendapatkan penghasilan paling tinggi untuk tiap sesinya.

Jadi kalau anda belum punya blog, segera buat sesuai dengan keahlian anda dan lihat hasilnya.

19. Membuat website dengan keanggotaan premium

Membuat membership website berarti kita menyediakan konten premium yang hanya bisa diakses ketika seseorang sudah membayar untuk jadi anggota.

Umumnya pembayarannya berbentuk langganan bulanan atau tahunan.

Membuatnya juga tidak sulit,

Sebuah blog WordPress ditambah plugin saja sudah cukup untuk mendapatkan penghasilan hingga ratusan ribu dollar per tahun dari membership.

2 alternatif plugin-nya:

WishList Member (berbayar)
s2Member (gratis)

Ada beberapa cara dalam menyajikan konten premium untuk member.

Pertama, misalnya seperti SmartInsights yang memberikan konten yang hanya bisa diakses bagi anggota berbayar dengan harga mulai dari $59/bulan.

Non-anggota hanya bisa membuka sebagian konten.

Kedua, dengan model seperti WPSites yang membuka semua akses tutorial WordPress secara gratis tapi dengan membeli keanggotaan berbayar seharga $37/bulan mereka bisa melakukan tanya-jawab langsung.

Contoh ketiga dari forum premium StackThatMoney.

Situs tersebut berupa komunitas yang hanya bisa diakses oleh member yang sudah membayar sebesar $99/bulan. Selain konten tutorial, mereka juga bisa berdiskusi dengan orang lain.

Itulah 3 contoh website keanggotaan premium yang sukses.

20. Menjadi penyedia jasa web development

Sama seperti pembahasan desain grafis di atas, dengan menjadi web developer yang profesional anda juga bisa mendapatkan penghasilan di atas rata-rata.

Tapi kita tidak selalu harus memulai dari proyek yang besar.

Kalau anda ingin menjadikan usaha web development sebagai sampingan, mulailah dari beberapa website untuk freelancer seperti:

UpWork
Projects.co.id

Di kedua website di atas terdapat banyak job pembuatan website dari ukuran kecil dengan budget di bawah 1 juta hingga besar dengan budget lebih dari 100 juta.

21. Membuat dan menjual software

Sama seperti peluang usaha di nomor 20, menjadi software developer juga merupakan peluang yang sedang panas saat ini.

Tidak ingin menjual jasa? Ada alternatifnya..

Anda yang memiliki skill programming bisa membuat software sendiri kemudian menjualnya sebagai produk atau layanan.

Model bisnis SaaS (Software as a Service) merupakan salah satu yang paling berkembang saat ini.

SaaS adalah software yang umumnya berbasis web dimana penggunanya membayar dengan model langganan/subscription.

Contohnya Slack yang merupakan layanan chatting atau komunikasi dengan tim kerja.

Slack merupakan startup yang perkembangannya paling cepat saat ini, valuasinya di tahun 2015 mencapai $2.8 triliun padahal baru diluncurkan secara resmi di tahun 2014.

Perkembangan Slack

Uniknya, Slack berawal dari usaha sampingan yang awalnya tidak terlalu dianggap serius oleh pendirinya.

Semua ini berawal dari sebuah ide.

22. Membuat aplikasi mobile

Tak kalah dengan desktop, aplikasi mobile juga ikut panas. Bahkan justru melebihi desktop, sehingga banyak developer yang lebih memprioritaskan mobile.

Sama seperti di atas, anda juga bisa membuat SaaS berbasis aplikasi mobile.

Atau.. anda juga bisa membuat game.

Bedanya, anda yang tidak punya skill programming bisa juga membuat game atau aplikasi mobile kecil-kecilan.

Caranya dengan membeli template/source code dari sebuah aplikasi.

Yang kita ganti hanya teks dan desainnya.

Proses ini disebut reskinning.

Pasar jual beli source code untuk aplikasi mobile adalah Chupamobile. Di tempat ini anda bisa menemukan ribuan aplikasi siap edit dan siap publish dengan harga rata-rata $99.

Terlalu mahal?

Meskipun pilihannya lebih terbatas, tapi ada juga bisa membeli source code di CodeCanyon dengan harga rata-rata $20.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top