SAP Express Dukung Pertumbuhan e-Commerce Indonesia

SAP Express Dukung Pertumbuhan e-Commerce Indonesia

Dunia e-commerce butuh dukungan layanan COD dari perusahaan pengantaran seperti kami. Investasinya cukup mahal, wajar kalau hanya satu atau dua perusahaan pengiriman independen yang mampu memberikan layanan COD ini

SAP Express Dukung Pertumbuhan e-Commerce Indonesia, Bisnis e-commerce yang berkembang pesat dan menumbuhkan perekonomian daerah tampaknya tak luput dari pengamatan pengelola PT Satria Antaran Prima (SAP Express) yang bergerak di bidang pengantaran paket dan dokumen.

Koperasi Warga Indonesia-Qatar Diharapkan Jadi Model Diaspora
UKM Jadi Sektor Andalan Ekonomi ASEAN
Grup Salim Ekspansi Bisnis Penyedia Air Bersih

SAP Express Dukung Pertumbuhan e-Commerce Indonesia, Bisnis e-commerce yang berkembang pesat dan menumbuhkan perekonomian daerah tampaknya tak luput dari pengamatan pengelola PT Satria Antaran Prima (SAP Express) yang bergerak di bidang pengantaran paket dan dokumen.

Perusahaan nasional ini terus memperluas jaringan, memperkuat tim dan mengembangkan infrastruktur untuk melayani kebutuhan sektor e-commerce di Indonesia yang terus tumbuh. SAP Express memang menjadikan sektor e-commerce sebagai salah satu sektor utama yang dilayani selain industri perbankan, asuransi, dan telekomunikasi.

“Kami percaya, walaupun jumlah pelanggan SAP Express dari kalangan perusahaan e-commerce sangat banyak, namun pertumbuhan bisnis e-commerce dalam lima tahun masih akan pesat, di atas 30% per tahun. Konsumen Indonesia cenderung lebih suka simplisitas dan kemudahahan dalam berbelanja, sehingga belanja online akan menjadi tren gaya hidup baru yang semakin berkembang,” kata Presiden Direktur SAP Express Budiyanto Darmastono dalam rilisnya, Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Sinyalemen Budiyanto cukup beralasan. Gairah konsumen di Indonesia terhadap tren belanja online juga tercermin dari maraknya perusahaan-perusahaan e-commerce dalam berbagai skala usaha, termasuk kemunculan pemain-pemain besar seperti Blibli, Blanja, Lazada, Zalora, Alfacart, MatahariMall, Alibaba, Tokopedia, hingga JD.ID, yang pada umumnya disambut baik oleh konsumen.

Data riset dari International Data Corporation (IDC) menunjukkan, transaksi e-commerce di Indonesia tahun lalu mencapai US651,7 juta (sekitar Rp8,7 triliun) dan diperkirakan akan terus naik seiring perkembangan ekonomi nasional dan tren perubahan gaya hidup online.

Dalam kalkulasi IDC, pasar e-commerce di Indonesia pada 2020 akan bisa mencapai USD1,8 miliar atau lebih dari Rp20 triliun. ASP ingin bersinergi dengan para pengelola e-commerce dan mengembangkan pasar e-commerce di Indonesia bersama-sama.

“Karena itu, kami serius berinvestasi mengembangkan cabang hingga ke pelosok kecamatan di Indonesia, investasi ratusan armada mobil dan teknologi, sehingga pelanggan kami dari kalangan perusahaan e-commerce bisa lebih fokus pada pekerjaan branding dan marketing produk yang mereka jual,” ujar Budiyanto.

Menurutnya, jangkauan layanan SAP Express sudah ke seluruh pelosok kecamatan di Indonesia. Salah satu dukungan solusi yang diberikan SAP Express kepada kalangan dunia e-commerce yaitu pada aspek pembayaran yang selama ini menjadi tantangan terbesar.

Bukan rahasia lagi, banyak segmen masyarakat Indonesia yang belum percaya dengan cara beli online karena takut barang pesanan tak dikirim sementara mereka sudah mentransfer uang. SAP Express menjembatani problem ini dengan memberikan service pengiriman yang bisa sekaligus melakukan pembayaran di tempat (cash on delivery atau COD) sehingga konsumen makin percaya dengan perusahaan e-commerce.

“Dunia e-commerce butuh dukungan layanan COD dari perusahaan pengantaran seperti kami. Investasinya cukup mahal, wajar kalau hanya satu atau dua perusahaan pengiriman independen yang mampu memberikan layanan COD ini,” jelasnya.

Salah satu keunggulan SAP Express, didukung teknologi canggih untuk memperkuat pelayanan. Termasuk teknologi untuk tracking dan handling paket yang diantar.

 

Sumber: https://ekbis.sindonews.com/

COMMENTS