Seminar Pembiayaan Mikro Nelayan di Beberapa Universitas oleh LPMUKP

LPMUKP-UnBraw-bisnisukm.jpeg

Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan & Perikanan (LPMUKP) akan menggelar seminar bertajuk “Pembiayaan Mikro Nelayan” di beberapa universitas negeri. Seminar ini bertujuan memperkenalkan LPMUKP sebagai lembaga penyalur modal bagi wirausaha-wirausaha keluatan dan perikanan yang di Indonesia.

Seminar perdana digelar di Universitas Brawijaya, Malang, Kamis, 6 Desember 2018 lalu. Dalam kesempatan tersebut Direktur LPMUKP Syarif Syahrial mengatakan, LPMUKP telah memberikan manfaat kepada 11.613 wirausaha kelautan dan perikanan yang tersebar seluruh Indonesia, dengan NPL (non performing loan) 0 persen.

“Hal ini membuktikan kelautan dan perikanan adalah sektor yang menjanjikan.Tidak hanya itu, dana yang telah dikelola telah mencapai Rp259 miliar dengan mitra dari koperasi hingga Pemerintah Daerah,” tegas Syarif.

Suasana seminar Pembiayaan Mikro Nelayan di Universitas Brawijaya, Malang, Kamis, 6 Desember 2018

Seminar juga dimaksudkan untuk untuk meningkatkan penyediaan pelayanan umum kepada masyarakat. Narasumber melihat manfaat besar dari seminar tersebut, seperti disampaikan Johan Suryadarma, Ketua komite tetap informasi/promosi potensi kelautan dan perikanan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur.

“Acara ini mengajarkan kita untuk keep on learning, bahwa dalam industri produk kelautan dan perikanan kita harus prevention not detention agar tetap bisa terus mengembangkan produk-produk kita,” jelas Johan.

Ilham Makbul, salah satu peserta seminar juga memetik manfaat dari acara tersebut. Dia tertarik dengan usaha LPMUKP dalam pemberdayaan masyarakat melalui penyertaan modal usaha bagi nelayan/peternak perikanan. “Kritik saya mungkin agar ke depannya ada program bantuan modal dengan tanpa bunga agar tidak memberatkan pelaku usaha,” tutur mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya itu.

Narasumber lain yang ikut menyampaikan materi lain antara lain Dr. Agung Purwanto (Staf Ahli Bidang Perekonomian Keuangan), Prof. Dr. Ir. Happy Nursyam, MS. (Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Brawijaya) dan Johan Suryadarma (Ketua Komite Tetap Informasi/Promosi Potensi Kelautan dan Perikanan, KamarDagang dan Industri Jawa Timur).

Rangkaian seminar dimeriahkan dengan dialog bertema New Entrepreuner yang ditujukan untuk para calon wirausahawan muda. Acara ini diikuti para alumni yang telah lulus maksimal 3 tahun sebelumnya. Acara ini diharapkan akan mencetak wirausahawan sektor kelautan dan perikanan yang muda dan berpindidikan tinggi.

Setelah Universitas Brawijaya (Malang), seminar Pembiayaan Mikro Nelayan rencananya akan digelar di beberapa kampus lagi, yakni Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (Depok), Universitas Diponegoro (Semarang), Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta), dan Universitas Negeri Lampung (Lampung).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top