Strategi Yang dapat Digunakan Dalam Bisnis

Strategi Yang dapat Digunakan Dalam Bisnis, Istilah strategi ini berasal dari Yunani strategeia (stratos = militer, dan ag = memimpin), yang mempunyai artian seni atau ilmu menjadi seorang jendral.

Konsep ini sangat cocok pada zaman dahulu yang sering terjadi perang, dimana jendral dibutuhkan untuk memimpin agar selalu memenangkan perang. Dalam hal ini strategi dapat diartikan sebagai suatu rancangan pembagian dan penggunaan kekuatan militer pada daerah-daerah untuk mencapai tujuan tertentu.

Konsep militer ini diadaptasi untuk strategi dalam dunia bisnis, misal konsep Sun Tzui, Hannibal, dan Carl von Clausewitz. Dalam dunia bisnis strategi untuk menggambar arah bisnis yang mengikuti perkembangan dan sebagai pedoman untuk mengoptimalkan semua yang dimiliki oleh perusahaan atau organisasi.

Karena setiap organisasi mempunyai keterbatasan sumber daya dan tujuan yang berbeda-beda maka dari itu setiap organisasi mempunyai strategi yang berbeda. Walaupun organisasi tersebut mempunyai tujuan yang sama tapi belum tentu sumber daya yang dimiliki itu sama begitupun sebaliknya. Adapun strategi digunakan oleh organisasi ini karena menghadapi situasi berikut(Jain, 1990):

Sumber daya yang terbatas.
Ketidakpastian organisasi untuk bersaing.
Komitmen terhadap sumber daya tidak dapat diubah lai.
Keputusan-keputusan harus dikoordinasikan antar bagian sepanjang waktu.
Ada ketidakpastian mengenai pengendalian inisiatif.

Menurut Stoner, Freeman, dan Gilbert, Jr.(1995), konsep strategi ini dapat dibagi menjadi dua menurut perspektif yang berbeda, yaitu (1) dari perspektif apa yang akan organisasi ingin lakukan, dan (2) perspektif apa yang organisasi akhirnya lakukan.

Menurut perspektif yang pertama, strategi dapat diartikan sebagai program untuk memperoleh tujuan dari organisasi dan juga cara untuk melakukan atau untuk memperoleh tujuan tersebut.

Dalam strategi ini mempunyai makna bahwa para manajer mempunyai peran aktif, sadar, dan rasional dalam merumuskan strategi organisasi. Strategi ini banyak diterapkan pada lingkungan yang selalu mengalami perubahan dan lingkungan yang turbulen.

Sedangkan perspektif yang kedua, strategi diartikan tanggapan atau respon dari organisasi terhadap lingkungan sepanjang waktu. Setiap organisasi pasti punya strategi untuk mencapai tujuannya, meskipun strategi tersebut tidak pernah dirumuskan secara eksplisit.

Strategi ini diterapkan bagi para manajer yang bersifat reaktif, yaitu hanya menanggapi dan menyesuaikan diri terhadap lingkungan secara pasif disaat dibutuhkan.

Pernyataan strategi secara eksplisit merupakan kunci dari keberhasilan untuk menghadapi perubahan lingkungan bisnis. Strategi memberikan satu arah yang jelas bagi setiap anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Apabila konsep dari strategi ini tidak jelas, maka akan terjadi keributan antar anggota organisasi.

Dan juga keputusan yang diambil untuk memutuskan masalah hanya akan bersifat subjektif atau hanya berdasarkan intuisi dan mengabaikan keputusan yang lain. Padahal suatu strategi diambil secara seksama dengan mempertimbangkan semua masalah yang akan dihadapi untuk memperoleh tujuan organisasi.

Menurut Hayes dan Wheelwright (1984 dalam Stoner, Freeman, dan Gilbert, Jr. 1995) suatu perusahaan terdapat tiga level strategi, yaitu:

 

1. Strategi Bisnis di Level Korporasi

Strategi ini dirumuskan oleh manajemen paling tinggi yang mengatur semua kegiatan dan operasional perusahaan yang memeiliki unit bisnis lebih dari satu. Karena manajer disini akan merumuskan semua dasar-dasar dari perusahaan seperti bisnis apa yang seharusnya perusahaan lakukan, terget dan tujuan untuk masing unit bisnis? Bagaimana untuk mengoptimalkan sumber daya atau aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan perusahaan.
2. Strategi Bisnis di Level Unit Bisnis

Strategi ini lebih diarahkan untuk pengelolaan dan operasional bisnis tertentu. Strategi ini lebih tepat digunakan untuk menentukan cara yang akan digunakan oleh suatu bisnis terhadap target pasar dan untuk menjalankan cara tersebut untuk memanfaatkan aset yang dimiliki dalam kondisi pasar tertentu. Bahasan pokoknya adalah cara bisnis akan bersaing, jasa atau produk yang akan dijual, sasaran konsumen, pendistribusain sumber daya.
3. Strategi Bisnis di Level Fungsional

Strategi ini merupakan dalam kerangka fungsi-fungsi manajemen(seperti riset dan pengembangan, keuangan, produksi, operasi, marketing, sdm, dll) yang dapat mendukung strategi level unit bisnis. Contoh bila level strategi level unit bisnis mempunyai produk baru yang akan dipasarkan, maka tim dari marketing akan melakukan promosi untuk memasarkan produk baru tersebut agar dapat terjual.

Umumnya strategi ini lebih terperinci dan juga memiliki jangka waktu pendek. Tujuan dari pengembangan strategi ini adalah untuk mengkomunikasikan dan menentukan tindakan-tindakan untuk mencapai tujuan jangka pendek.

Menyediakan Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, Bisnis Waralaba, Promosi Bisnis UMKM. Potensi Bisnis Usaha kecil menengah (UKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. BisnisUKM.id media Bisnis Online di harapkan menjadi wahana sumber informasi terbaru pelaku bisnis UKM. Informasi Periklanan & Review Hub: info@bisnisukm.id

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply