Toyota di JaTeng dan DIY di Kuasai Nasmoco

Tak diragukan lagi kemampuan Nasmoco di dunia otomotif. Maklum, perusahaan ini telah berdiri sejak 55 tahun lalu dan fokus sebagai distributor resmi mobil Toyota di wilayah Jawa Tengah (Ja-Teng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sejalan dengan perkembangannya, perusahaan yang didirikan pada 15 April 1961 ini juga merambah bisnis leasing dengan membuka Andalan Finance Indonesia atau Nasmoco Kredit sehingga menjadi grup bisnis. Kini, Grup Nasmoco telah memiliki 20 dealer dan 16 gerai Sales & Service Point yang semuanya fokus menggarap pasar Ja-Teng dan DIY. Nasmoco menargetkan akan membuka dealer ke-21 di Klaten, Ja-Teng, awal November 2016.

Fatrijanto, Direktur Pengelola Grup Nasmoco, menjelaskan keunggulan perusahaanya dibanding para pesaingnya. Menurutnya, sebagai distributor resmi Toyota, Nasmoco memberikan kemudahan dalam menyediakan layanan menyeluruh, mulai dari produk, service, hingga suku cadang. “Sesuai dengan semangat Toyota, yaitu Let’s Go Beyond, Nasmoco berkomitmen memberikan layanan yang melebihi ekspektasi pelanggan melalui pendekatan Beyond Product, Beyond Service dan Beyond Technology,” katanya berpromosi.

Selain itu, pelayanan di seluruh dealer Nasmoco juga disesuaikan dengan standardisasi dari Toyota Astra Motor (TAM). Standardisasi tersebut di antaranya melalui sertifikasi yang dilakukan dua tahun sekali melalui Toyota Sales Standardization, di mana pihaknya selalu mengecek apakah dealer yang dimilikinya telah memenuhi persyaratan sesuai dengan standardisasi TAM atau belum.

Pada sisi layanan pascajual, bengkel Nasmoco juga telah tersertifikasi Toyota Customer Service Workshop Management dan dilakukan sertifikasi ulang setiap tahun. Penggunaan teknologi terbaru seperti Intelegent Tester dalam pemeriksaan kondisi kendaraan ataupun penggunaan metode pengecatan water-based di bengkel body repair yang lebih ramah lingkungan menjadi keunggulan tersendiri bengkel Nasmoco.

Di samping itu, guna memastikan kepuasan pelanggan, seluruh jaringan bengkel Nasmoco senantiasa melakukan perbaikan berkelanjutan pada setiap lini melalui program Integrated Customer Satisfaction Kaizen. Nasmoco pun memiliki pusat pelatihan yang lengkap, dan rutin

melakukan pelatihan untuk meningkatkan kualitas keahlian frontliner, wiraniaga, mekanik, teknisi, dll..

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Ja-Teng dan DIY relatif hampir sama dengan ekonomi nasional. Ada ekspektasi pasar mobil tetap akan tumbuh. Apalagi, Ja-Teng menjadi pilihan utama relokasi beberapa industri skala besar dan menengah. Adanya kawasan industri terpadu di Kendal, pelabuhan di Kendal, serta pembangunan infrastruktur secara masif termasuk tol Trans Jawa juga membuatnya optimistis pasar mobil akan terus berkembang. Hal tersebut juga didukung jumlah penduduk kedua provinsi yang mencapai 38 juta jiwa dan mayoritas masih menggunakan sepeda motor. “Kami melihatnya ini menjadi prospek yang bagus bagi mobil low cost green car,” katanya.

Kinerja Nasmoco pun tergolong moncer. Sepanjang 2015, Nasmoco berhasil mencatat penjualan di Ja-Teng dan DIY sebanyak 23 ribu unit dengan penguasaan pasar 29,1%. Sementara pada Januari-Agustus tahun ini, penjualannya 17.333 unit atau sekitar 64,9% dari total target penjualan di tahun 2016 sebanyak 26.700 unit. “Sampai dengan Juli 2016, Nasmoco berhasil menguasai market share di Ja-Teng dan DIY sebesar 31% dengan target hingga akhir 2016 mampu mencapai market share otomotif sebesar 31,5%,” ungkap Fatrijanto berharap.

Saat ditanya apa kontribusinya terhadap perekonomian provinsi dan nasional? “Nasmoco selama ini memberi kontribusi positif seperti menjadi salah satu pembayar pajak terbesar, membuka lapangan pekerjaan melalui bisnis utama ataupun bisnis yang dijalankan oleh anak perusahaan Nasmoco,” ujarnya. Selain itu, Nasmoco juga peduli terhadap kegiatan corporate social responsibility, terutama di bidang pendidikan. Ke depan, Nasmoco bertekad menjadi pelaku bisnis di bidang otomotif yang profesional, berkualitas, dan memimpin pasar di era globalisasi.(*)

Twitter & IG : @ddsuryadi

Menyediakan Informasi Peluang Bisnis, Peluang Usaha, Usaha Kecil Menengah, Bisnis Waralaba, Promosi Bisnis UMKM. Potensi Bisnis Usaha kecil menengah (UKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. BisnisUKM.id media Bisnis Online di harapkan menjadi wahana sumber informasi terbaru pelaku bisnis UKM. Informasi Periklanan & Review Hub: info@bisnisukm.id

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply